“Jogja Cultural Wellness Festival 2023” Siap Digelar Sepanjang November 2023

AKURAT.CO - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dengan bangga mengumumkan pelaksanaan "Jogja Cultural Wellness Festival 2023."
Acara ini akan berlangsung sepanjang bulan November 2023, bertujuan untuk memperkenalkan Kota Yogyakarta sebagai destinasi utama dalam bidang wellness tourism di Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif ini.
“Ini konsepnya satu yaitu #SehatDanBugarDiIndonesiaAja sesuai dengan harapan kita. Semoga kegiatan ini dapat menjadi event reguler yang berkelanjutan,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin 30 November 2023.
Baca Juga: Dorong Peningkatan Ekonomi Umat, Mendag Zulhas Resmikan 7 Toko NU-Mandiri Di Yogyakarta
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Bendara, menjelaskan bahwa Yogyakarta akan menghadirkan keunikan tersendiri dalam wellness tourism dengan menggali akar budaya Mataram.
“Akhirnya kami bergerak menetapkan bahwa wellness-nya Jogja berbasis dari budaya Mataram. Karena memang dari sejarahnya ada perjanjian jatisari dan perjanjian giyanti yang memisahkan dua Kerajaan. Dan Keraton Yogyakarta mendapatkan budaya lamanya. Mulai dari warna kain, tarian, memanah, dan lainnya,” kata Gusti Kanjeng.
Pemerintah DIY telah mengadakan Jogja Cultural Wellness Festival sebagai wujud dari konsep ini. Festival ini akan berlangsung sepanjang akhir pekan di bulan November 2023 dan menyebar di seluruh wilayah Yogyakarta.
Baca Juga: Intip Sensasi Kopi Jos Khas Yogyakarta
Komunitas wellness tourism diundang untuk berpartisipasi dengan menggunakan platform https://jogjatourismboard-online.globaltix.com/ untuk menawarkan program dan produk wellness mereka.
Diharapkan para peminat untuk mengikuti perkembangan acara karena akan ada program-program baru yang dihadirkan setiap harinya, meskipun kuota terbatas karena wellness tourism tidak dapat dilakukan secara masif.
Puncak festival akan berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 November 2023 dan akan menghadirkan bintang tamu terkenal, Anjasmara, yang saat ini aktif sebagai instruktur yoga.
Selain pengalaman yoga dan meditasi, festival ini juga akan menawarkan seminar, workshop, serta bazar.
Baca Juga: Intip Sejarah Gedung BNI Yogyakarta, Pernah Jadi Kantor Radio Jepang
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang pengalaman wellness, tetapi juga tentang pendidikan dan kesempatan berbelanja.
Sebagai arahan dari Menteri, kegiatan pariwisata harus memberikan dampak positif yang komprehensif, dan itu termasuk melibatkan desa-desa di DIY sebagai venue serta menawarkan produk-produk wellness pada bulan November ini.
Acara ini juga dihadiri oleh pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang hadir baik secara fisik maupun daring.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







