Akurat

Hesti Purwadinata Bagikan Alasan dan Cerita Mistis Mendaki Gunung Lawu

| 22 Februari 2022, 22:25 WIB
Hesti Purwadinata Bagikan Alasan dan Cerita Mistis Mendaki Gunung Lawu

AKURAT.CO Banyak aktivitas yang bisa dilakukan untuk melepaskan penat di akhir pekan. Seperti menjelajah tempat eksotis yang belum pernah dikunjungi

Contohnya, artis Hesti Purwadinata yang belum lama ini telah menyelesaikan pendakiannya di Gunung Lawu. 

Baru-baru ini, Hesti mengungkapkan kisahnya saat ia naik Gunung Lawu. Hal itu diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Trans 7 Official.

Tak ingin dilihat beda, tujuan Hesti naik gunung adalah ingin mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Hestj menambahkan, perjalanan pertamanya ini membuatnya ketagihan untuk kembali naik gunung.

"Naik gunung itu bukan pengen beda sama yang lain, tapi seru aja pengalamannya," ujar Hesti, di kanal YouTube Trans 7 Official, dikutip pada Selasa (22/2/2022).

Ketika Hesti mengumumkan akan naik gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu, banyak orang yang mempertanyakan dan khawatir. 

Hesti pun menjawab, bahwa di pendakian ini dia sudah didampingi oleh para ahli dan sudah melakukan persiapan berbulan-bulan.

"Pertama kali naik gunung, terus kemarin banyak banget yang DM 'ngapain sih langsung ke Gunung Lawu segala macem'" jelas Hesti.

"Kenapa harus Gunung Lawu? Ya, kemarin diajaknya sih ke Gunung Lawu. Kalau ada kesempatan lain ya pengen juga ke gunung lain, Ini tuh persiapannya udah 6 bulan. Terus kita berangkat sama orang yang udah ahli, nggak mungkin kita ngasal," tambahnya.

Hesti Purwadinata dan suaminya, Edo Borne baru-baru mengaku sempat mengalami kejadian mistis di Gunung Lawu

"Kita tuh sadar nggak boleh camp di pos 4, udah diwanti-wanti banget tuh, tapi gimana temen 2 orang ada yang sakit, terus cuacanya badai," ucap Hesti Purwadinata di kanal YouTube-nya.

Alhasil, mereka terpaksa bermalam di bedeng yang ada di pos 4. Niat hati hanya beristirahat sebentar, cuaca dan kondisi fisik yang tak memungkinkan membuat mereka membuka sleeping bag dan tertidur di sana.

Lalu, pengalaman mistis pun dialami Hesti Purwadinata dan beberapa rekan lainnya. Saat malam menjelang, Hesti Purwadinata mengaku mendengar suara gamelan, disusul dengan suara musik dangdut seperti sedang hajatan.

"Terus kita akhirnya ngeluarin SB (sleeping bag) tiba-tiba gue denger suara gamelan, tapi gue diem tuh pas di atas, pas denger dangdut gue nyeplos, ternyata yang lain juga denger tuh. Tapi masa kita di ketinggian 2800an, malem-malem kedengeran kalau ada dangdutan di bawah," tutur Hesti.

Tak hanya itu, dia juga sempat bermimpi saat tidur malam itu. Ia bermimpi dimarahi karena bermalam di pos 4 Gunung Lawu.

"Jam 2 papado (sebutan sayang untuk suaminya) sempet pipis keluar, Gue ngeh tuh, kebangun. Gue mimpi lagi, mimpinya aneh deh si penjaga buka pintu bedeng terus diomelin kita 'kan udah dibilang jangan di situ'," katanya.

Rupanya, Edo Borne pun mengalami pengalaman mistis yang tak kalah seram. Usai buang air kecil pukul 02.00 WIB itu, suami Hesti Purwadinata didatangi beberapa sosok yang tampak marah.

"Gue abis kencing itu gue kancingin lagi sleeping bag, tiba-tiba engap gue deg-degan, abis itu gue tutup sleeping bag ke muka, begitu gue tutup ada muka cewek tuh serem ngeliatin gue, gue dalam hati bilang minta maaf gue nggak ganggu deh, ilang tuh," kata Edo Borne bercerita saat sudah sampai Jakarta.

Sayangnya, gangguan ke suami Hesti Purwadinata itu tak hanya sekali terjadi. Setelah sosok wanita menghilang, dua dihampiri sosok bapak-bapak tua dan bocah kecil yang merasa terganggu dengan kehadirannya.

"Habis itu ke luar muncul bapak-bapak tapi nggak terlalu serem, terus anak-anak ketawa ngeluatin, aduh jangan dong dalam hati gue nggak ngapa-ngapain, gue dalem hati bilang di sini ada yang sakit terpaksa di sini," pungkas Edo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.