Ratu Elizabeth II Tak Tertarik Istana Buckingham Jadi Museum

AKURAT.CO Pangeran Charles sempat merencanakan beberapa perombakan besar, seandainya dirinya diwarisi takhta seperti menurunkan sistem pemerintahan monarki menjadi tujuh tokoh utama dan mengubah Istana Buckingham menjadi museum.
Namun, hal itu adalah sesuatu yang sangat ditentang oleh ibunya, sang Ratu Elizabeth II.
Dilansir dari laman People, menurut Seorang Sumber Kerajaan mengatakan bahwa rencana mengubah fungsi Istana Buckingham menjadi museum itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat, jika Ratu masih memerintah.
"Dia (Ratu Elizabeth II) tidak terlalu tertarik dengan ide itu, tentu saja percaya bahwa Istana Buckingham harus tetap menjadi semacam rumah keluarga," kata sumber itu.
Diketahui, Istana Buckingham adalah tempat Ratu membesarkan keempat anaknya, ditambah telah memimpin selama beberapa dekade di atas takhta melalui istana ini.
"Jadi untuk saat ini, apapun informasi yang diberitakan, sepertinya Pangeran Charles tidak akan mendapatkan apa yang ia rencanakan dalam waktu dekat," lanjut sumber tersebut.
Sebelumnya, salah satu alasan Charles ingin membongkar mega-rumah itu adalah biayanya, yang membutuhkan jutaan untuk perawatan. Terakhir direnovasikan pada Perang Dunia II,
Sementara itu, biaya renovasi terbaru sekitar 500 juta dolar dolar AS dan disetujui pada 2016, renovasi tersebut selesai pada sampai 2027.
"Yang Mulia Ratu akan pergi antara Kastil Windsor, yang dia anggap sebagai markas utamanya di London dan menghabiskan dua hingga empat hari dalam sepekan juga di Istana Buckingham yang sedang direnovasi," kata sumber itu.
Seperti diketahui, Istana Buckingha bertempat di London ini adalah kediaman resmi keluarga kerajaan sejak tahun 1837. Istana ini sekaligus sebagai pusat administrasi Monarki.
Istana Buckingham juga menjadi tempat berbagai acara resmi dan pusat beragam acara. Ratu Elizabeth membuka istana untuk umum pada 1993, memungkinkan pengunjung untuk mengunjungi bagian-bagian tertentu dari istana yang memiliki 775 kamar itu pada musim panas.
Pada tahun 2002 pernah digelar konser musik oleh gitaris Queen, Brian May berjudul God Save The Queen. Konser ini digelar di dari Istana Buckingham untuk menandai Queen’s Golden Jubilee.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




