Akurat

Pulau Samosir Siap Gelar Dua Event Internasional Sekaligus

Khaerul S | 21 Agustus 2018, 16:55 WIB
Pulau Samosir Siap Gelar Dua Event Internasional Sekaligus

AKURAT.CO, Pagelaran Event 'Seni Samosir Music International (SMI)' dan event olahraga bersepeda 'Grand Fondo New York Indonesia-Samosir (GFNY)' siap digelar akhir pekan ini.

SMI akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Agustus 2018, bertempat di Open Stage Tuk Tuk Siadong, Samosir.

Sedangkan untuk event ke dua, akan berlangsung pada Minggu, 2 September 2018 pada pukul 06:30 WIB di Tuk Tuk Siadong, Samosir.

Kedua event ini sama-sama memasuki tahun pelaksanaan ke-4 kalinya di tahun 2018 ini yang mengambil venue di Samosi yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing dan domestik.

“Ini menjadi momentum yang sangat baik bagi pariwisata Danau Toba. Kedua event ini kami sangat optimis mampu mencapai target mendatangkan lebih kurang 10.000 pengunjung sampai pertengahan September di kawasan Danau Toba,” kata Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo, dalam konferensi persnya di Medan, Selasa, (21/8).

Untuk persiapan menjelang SMI, pada akhir minggu nanti sudah rampung dan final. Pada event itu akan ada 3 negara yang terlibat yaitu Indonesia, Austria dan Belanda.

“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas support dan bantuan fasilitasi dari pemerintah kabupaten, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) serta seluruh musisi yang akan tampil akhir minggu ini. Persiapan yang matang terutama venue dan artis pendukung sudah matang”, ujar Project Manager SMI, Henri Manik dalam kesempatan yang sama.

Konferensi Pers Event Samosir Music International. KEMENPAR


Acara yang masuk ke 'Calender of Event Horas Samosir Fiesta' ini mengundang pengisi acara keren yang adalah para musisi lintas negara seperti Herman Delago, Nadine Beiler, JB’S Band Austria dan Bernadeta Astari. Mereka akan berkolaborasi dengan sederet artis tanah air seperti Yosephine Madju, Viky Sianipar, Alsant Nababan, Louis Sitanggang, Tongam Sirait, Jajabi Band, Boraspati Group dan Halak Hita Group.

“Kami ingin menunjukkan pada Indonesia juga pada dunia internasional bahwa nilai Habatakon dapat dikemas apik dan manis dengan musik. Musik adalah bahasa universal, dengan musik kami ingin memperkenalkan budaya kami kepada masyarakat luas supaya bisa dinikmati dan dipromosikan menjadi daya tarik lokal berkelas internasional,” ungkap Bupati Samosir, Rapidin Simbolon.

Persiapan yang dilaksanakan semenjak April 2018 sudah menjadi keseriusan semua pihak. Partisipasi aktif dari Kabupaten Samosir seperti pengamanan dan koordinasi untuk clear jalan sudah dikondisikan dengan aparat keamanan. Peserta GFNY ini berasal dari kalangan umum baik dari lokal maupun mancanegara.

“Dukungan penuh kami berikan untuk kemajuan pariwisata Samosir, khususnya Danau Toba, sehingga target kunjungan wisatawan mancanegara meningkat di tahun 2018. Kami mengharapkan dukungan dan peran aktif dari semua pihak yang terlibat," ajak Rapidin.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S