Penting! Bawa Power Bank ke Dalam Kabin Pesawat, Perhatikan 3 Hal Ini

AKURAT.CO, Beberapa hari lalu, maskapai China Southern harus menunda penerbangannya hingga tiga jam karena adanya api yang muncul dari salah satu bagasi kabin. Sehingga, seluruh penumpang panik, bahkan berlarian ke luar pesawat.
Api yang muncul pada Minggu, (25/2) di China Southern ini, dipicu dari salah satu tas bawaan penumpang, yang berisi power bank. Kenapa bisa begitu?
Ternyata membawa power bank ke dalam pesawat cukup berbahaya, karena dapat menimbulkan percikan api. Lalu bagaimana caranya membawa barang tersebut?
Benda pengisi daya telepon seluler ini, menjadi salah satu benda penting pendukung traveling yang harus selalu dibawa. Supaya aman, berikut AKURAT.CO akan merangkum beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membawa power bank.
1. Perhatikan kapasitas
Perlu diketahui, biasanya power bank memiliki kapasitas yang aman. Namun, dibalik itu semua, Anda harus mengetahui kapasitas dari powerbank yang itu. Sebab, kapasitas yang diizinkan adalah dibawah 100 watt per hours (Wh) per unit. Supaya kalian tidak penasaran, cobalah hitung kapasitasnya dengan rumus mAh/1.000 x Volt =Wh.
2. Masukkan ke dalam tas jinjing
Power bank hanya boleh dibawa dalam tas jinjing, sesuai dengan penetapan Air Transport Association (IATA). Jangan dimasukkan ke dalam koper yang dimasukkan dalam bagasi. Karena, dapat memicu timpulnya api.
3. Peraturan sejumlah negara
Beberapa bandara di dunia mengharuskan penumpangnya untuk memperlihatkan kapasitas power bank-nya. Ini bertujuan agar tak menyalahgunakan peraturan yang berlaku. Patuhilah peraturan tersebut, supaya perjalanan traveling Anda menjadi lebih aman.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





