Akurat

Diimingi Rp1 M untuk jadi WIL Novak Djokovic, Model Serbia Menolak

| 22 Maret 2021, 09:03 WIB
Diimingi Rp1 M untuk jadi WIL Novak Djokovic, Model Serbia Menolak

AKURAT.CO, Model asal Serbia menolak tawaran uang senilai Rp1 miliar guna menggoda Novak Djokovic dan merusak rumah tangganya. Model seksi itu malah menganggap dirinya sudah dilecehkan.

Model bernama Natalija Scekik tersebut menceritakan, ada seseorang yang mencoba memanfaatkan sosoknya guna merusak reputasi Djokovic dan menghancurkan kariernya.

Dalam pengakuannya, Natalija diminta menggoda Djokovic hingga bisa menjadi wanita idaman lainnya (WIL) supaya pernikahan dan reputasi petenis top dunia itu hancur.

Kepada majalah Svet & Scandal, sebagaimana dikutip dari Marca.com, Natalija menyampaikan seorang pria menawarinya uang sebanyak Rp1 miliar untuk menggoda Djokovic. Lalu kemesraan mereka akan diabadikan bersama guna merusak reputasi Djokovic.

"Benar bahwa seorang pria menghubungiku. Dia dari London dan saya menganggapnya sebagai pria serius," ujar Natalija menceritakan. "Saya juga tahu kerja mereka dan mereka sangat baik. Saat dia meminta untuk bertemu, saya pikir untuk bisnis. Tapi saat pembicaraan, saya memandang seperti tak ada yang bisa saya lakukan dalam hidupku saja."

Si pria itu sudah merancang pertemuan antara Natalija dan Djokovic. Skenarionya sudah matang supaya seolah-olah mereka berselingkuh. Mendapat tawaran begitu, Natalija awalnya berpikir bahwa itu hanya lelucon semata.

"Saya pikir ada kamera tersembunyi ketika dia mengatakan kepada saya bahwa saya harus merayu Novak dan memfilmkannya, dan saya juga diberi jaminan bahwa semua sudah diatur," tutur Natalija Scekic.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa saya bisa mendapatkan sekitar 60.000 euro untuk itu dan melakukan perjalanan ke mana pun saya inginkan. Saya tertawa, mengharapkan dia mengatakan itu adalah lelucon, tetapi pria itu sangat serius. Saya merasa sangat tersinggung dan terhina."

Natalija merasa terhina karena tawaran tersebut benar-benar gila. Dan lagian, ia juga menghormati sosok Djokovic, yang juga berasal dari negaranya.

"Saat itu saya berpikir untuk memukulnya, menyiramnya dengan air, tetapi saya menahan diri karena kami berada di tempat umum," katanya.

"Saya lalu mengemasi barang-barangku dan pergi. Kuharap dia tidak menemukan gadis yang mau melakukan itu, karena itu tidak adil bagi Novak. Dia adalah duta terbaik kami, pria teladan, pria cinta keluarga," tegasnya.[]

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.