Akurat

Malam Puncak Digelar, Daftar Juara Ajang Lomba Cipta Lagu Dangdut 2025

Sri Agustina | 24 Mei 2025, 13:05 WIB
Malam Puncak Digelar, Daftar Juara Ajang Lomba Cipta Lagu Dangdut 2025

AKURAT.CO, Malam puncak ajang Lomba Cipta Lagu Dangdut (LCLD) ke-6 2025 telah digelar pada Jumat (23/5/2025) malam.

Terdapat 12 lagu terbaik dari 4 kategori yang telah dipilih yakni kategori percintaan, kategori sosial dan budaya, kategori keagamaan, dan kategori politik kebangsaan.

Baca Juga: Ridho Rhoma Resmi Menikah, Kecantikan Istri Bikin Salah Fokus Netizen

Ridho Rhoma. Ketua Pelaksana LCLD 2025 mengakui tahapan penjurian dan penilaian materi lagu dilakukan dengan mengikuti ketentuan-ketentuan ketat yang sudah ditetapkan panitia.

"Semua lagu finalis sudah melalui seleksi yang ketat. Jika ada pencipta lagu yang karyanya menjadi finalis di dua kategori, hal ini tidak melanggar aturan karena sudah melewati sidang juri yang alot," ungkap Ridho dalam acara press conference di Auditorium TVRI Jakarta, Jumat (23/5/2025).

"Kami berharap LCLD dapat menjadi wadah untuk kreativitas masyarakat Indonesia dalam melestarikan musik dangdut," tambahnya.

Berikut daftar lengkap para pemenang Lomba Cipta Lagu Dangdut:

Kategori Sosbud

Juara I : Kata Orang (Zaidal Ayadi Ahmad), Juara II : Tari Melayu (Udi S), dan Juara III : Keringan Si Kecil (Rafi Komar).

Kategori KEAGAMAAN

Juara I : Sejatinya Cinta (Maskur Prima),
Juara II : Kidung Rindu Untuk Rosul (Hamdan Att), dan Juara III: Husnul Khotimah (Ismail Ali).

Kategori POLITIK KEBANGSAAN

Juara I : Aku Indonesia (Toto Anggit), Juara II : Wayang (Anton Gholock), dan
Juara III : Satu Kenyang Sejuta Kelaparan (R.husein Albana)

Tema PERCINTAAN

Juara I : Mutiara Retak (R.husein Albana),
Juara II : Bayangan Semu (Aidil Fikrie ), dan
Juara III: Main Tangan (Anton Gholock)

Malam Grand Final LCLD 6 2025 yang disiarkan langsung TVRI mengusung konsep berbeda. Kali ini, bertema Dangdut Wave Goes to UNESCO.

Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPP-PAMDI), Waskito, tema ini menggambarkan gelombang dangdut yang sudah menyentuh negara lain.

"Dangdut Wave ini akan menjadi gelombang besar dalam mengantarkan dangdut menjadi kekayaan budaya Indonesia yang diakui dunia," ungkapnya.

Baca Juga: Sinopsis Film Mendadak Dangdut 2025 Lengkap dengan Daftar Pemainnya, Ada Anya Geraldine dan Keanu!

Dihubungi terpisah, Direktur Program dan Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono, mengatakan tema Dangdut Wave relevan dengan perkembangan musik dangdut di tanah air dan dunia.

Perjalanan dan perkembangan musik dangdut, menurut Arif, tidak bisa dilepaskan dari peran musisi dangdut.

"Penghargaan ini sungguh layak diberikan kepada Rhoma Irama. Lebih dari 5 dekade. karya-karyanya begitu dekat dengan kehidupan kita. Di sisi lain, perjuangannya untuk konsisten dalam bermusik dan selalu memberikan inspirasi tanpa henti patut dicontoh," terang Arif.

Raja dangdut Indonesia, Rhoma Irama mengungkapkan soal rencana Dangdut Goes To UNESCO.

"Dangdut wave gimana mendorongnya ini adalah sebuah aliran gelaran genre untuk mempertajam dangdut ini the new genre dari Indonesia, Bang Fadly yang memberikan ini, dengan harapan memicu semangat seniman dangdut bisa go international diterima mancanegara salah satunya dengan melakukan festival ini, sebagaimana saya katakan ini bisa memicu kreativitas para seniman, baik penyanyinya, penciptanya dan arrangernya," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R