10 Karakter Marvel Yang Memiliki Nasib Tragis Di MCU

AKURAT.CO, Ada banyak karakter di MCU yang punya masa lalu kurang menyenangkan, menjadikan mereka sebagai musuh atau pahlawan. Mereka muncul dari jiwa-jiwa yang menderita karena peristiwa tragis sepanjang hidupnya.
Mereka kehilangan orang-orang yang mereka cintai bahkan diri mereka sendiri. Peristiwa tragis yang mereka alami itu juga mengubah hidup mereka. Tragedi itu juga memotivasi mereka untuk menjadi lebih baik, meskipun harus meniti hari tanpa kehadiran orang-orang yang mereka cintai. Tapi, mereka juga tetap mengemban beban.
Beban ini bisa menjadikan mereka lebih baik atau bahkan lebih buruk. Sebagian karakter Marvel di Marvel Cinematic Universe (MCU) ini ada yang tidak pernah merasakan bahagia sama sekali seumur hidupnya. Tapi, ada juga yang awalnya baik-baik saja, lantas menjadi menderita karena mengalami tragedi.
Karakter Marvel mana saja yang punya cerita latar paling tragis? Simak ulasannya berikut!
Baca Juga: Daftar Film Marvel Yang Diundur Perilisannya, Imbas Penulis Di AS Mogok Kerja
Karakter Marvel yang Memiliki Nasib Tragis di MCU
1. Nebula
Nebula adalah salah satu anak Thanos yang sama seperti anak lainnya, diculik dari planet aslinya untuk dijadikan petarung pasukan Thanos.
Masalahnya Nebula sejak kecil selalu kalah dari Gamora, sehingga Thanos selalu memodifikasinya menjadi versi berbeda yang harusnya lebih kuat, tapi tetap kalah.
Modifikasi terdengar halus, sebenarnya yang dilalui Nebula adalah berbagai penyiksaan sampai akhirnya tubuhnya sudah tidak begitu terlihat seperti ras aslinya yaitu Luphomoid. Nebula di What If adalah versi jika Nebula tidak melalui banyak modifikasi.
2. Wanda Maximoff
Wanda punya perjalanan hidup panjang yang sejauh ini bahkan masih terasa tragisnya, sehingga dia salah satu pahlawan bernasib tragis di MCU.
Sejak kecil dia sudah tinggal di Sokovia yang menjadi wilayah konflik. Orang tuanya mati karena terjebak dalam konflik ketika dia dan kakak kembarnya masih kecil.
Ketika dewasa pun Wanda masih kehilangan saudara kembarnya sendiri, lalu ketika ingin menjalin hubungan dengan Vision, Vision juga harus mati. Karena itu wajar saja kondisi mentalnya menciptakan kejadian di WandaVision.
3. Bruce Banner
Bruce Banner merasa hidupnya berakhir setelah terkena radiasi gamma. Akibat peristiwa itu, dia bisa berubah menjadi Hulk. Meski sering dipuji atas kekuatannya, Bruce sering kali bertengkar dengan alter ego-nya itu.
Dalam film Thor: Ragnarok dan Avengers: Infinity War, hal itu terlihat nyata. Setelah Hulk meninggalkan bumi di Age of Ultron. Bruce terjebak selama dua tahun di dalam tubuh Hulk ketika dia mendarat di Sakaar. Bruce kemudian berhasil menyatukan dirinya dan Hulk.
Namun, itu tidak mengubah fakta kalau dia masih mengemban beban rasa bersalah akibat jatuhnya korban jiwa dan kerusakan besar yang disebabkan Hulk ketika mengamuk. Bruce mungkin sudah menemukan cara untuk bisa rukun dengan Hulk, tapi, dia tidak bisa mengubah kenyataan yang telah terjadi.
4. Loki
Loki diculik ketika masih bayi. Dia kemudian dibesarkan sebagai salah satu pangeran di Asgard. Tapi, dia merasa tidak bahagia karena selalu merasa dinomorduakan. Makanya, dia selalu berusaha menyingkirkan kakak angkatnya, Thor, dan merebut takhta Asgard.
Tapi, keegoisan Loki akhirnya berbuah petaka. Ibu angkatnya, Frigga, tewas di tangan Dark Elf dan Loki punya peranan di sana. Kematian Frigga menghancurkannya. Meski masih iseng, tapi, pada akhirnya, Loki mulai mengalah. Sayang, dia kemudian tewas di tangan Thanos. Ketika ditangkap TVA, Loki mulai melihat masa lalunya dan dia merasa hancur.
5. Thor
Awalnya, Thor adalah seorang anak yang bahagia. Dia anak raja, punya segalanya. Dia hidup bersama orang tua yang lengkap dan juga adik angkatnya, Loki. Dia juga punya cewek, Jane Foster, yang cerdas. Keisengan Loki mungkin bukan apa-apa meski dia sering berusaha membunuh Thor demi takhta. Tapi, cerita hidup Thor setelah itulah yang jadi tragis.
Thor harus melihat ibunya, Frigga, tewas di tangan Dark Elf. Tak lama kemudian, ayahnya meninggal dunia. Setelah itu, dia harus menghadapi kakaknya, Hela. Sahabatnya, Heimdall, tewas dalam serangan Hela itu. Asgard kemudian hancur. Ketika hendak pergi ke bumi, Thanos datang dan membunuh Loki di hadapan Thor. Thor lalu bertemu lagi dengan mantan ceweknya, Jane Foster, yang kemudian mengembuskan napas terakhir di pelukannya.
6. Rocket Raccoon
Kisah hidup Rocket adalah salah satu yang paling tragis di MCU. Siapa pun yang pernah menonton Guardians of the Galaxy Vol. 3, pasti sesunggukan saat mengetahui bagaimana kisah hidupnya. Rocket punya masa lalu kelam dan tragis akibat ulah High Evolutionary.
Rocket dijadikan salah satu subyek percobaan evolusi gila yang dilakukan penjahat itu. Eksperimen itu membuat Rocket bisa berbicara. Tapi, yang tidak disangka, dia jadi sangat cerdas. Rocket dijanjikan mendapatkan hidup yang layak dan bahagia setelah semua eksperimen itu selesai.
Janji High Evolutionary itu membuat Rocket dan teman-temannya, Laila, Teefs, dan Sky, selalu optimistis. Tapi, janji hanyalah janji. High Evolutionary tidak pernah berencana membiarkan Rocket dan teman-temannya untuk hidup. Dia membunuh ketiga teman Rocket. Rocket memang bisa lolos. Tapi, kunci di jantungnya yang dipasang High Evolutionary bisa mengancam nyawanya.
7. Sylvie
Thor dan Loki sama-sama menjalani masa lalu yang juga tragis, tapi di sini mari kita lirik variasi dari Loki yaitu Sylvie.
Sylvie sejak kecil ditangkap oleh TVA, untuk kejahatan atau kesalahan yang sampai dewasa juga tidak ia ketahui apa.
Sejak kecil Sylvie selalu kabur menghindari TVA, jadi dia sudah menjadi buronan antar dimensi sejak lama.
8. Isaiah Bradley
Salah satu karakter yang terlupakan, Isaiah Bradley juga punya kisah yang tidak kalah tragisnya dengan yang lain.
Isaiah Bradley menjadi gambaran veteran yang dilupakan setelah melalui berbagai macam penderitaan selama hidupnya.
Dia salah satu orang kulit hitam yang dijadikan Super Soldier di era perang, bertarung untuk Amerika. Ditangkap dan dijadikan eksperimen, kembali ke Amerika pun masih dijadikan eksperimen bertahun-tahun. Setelah semua yang ia lalui, semua jasanya dilupakan oleh negaranya.
9. Ava Starr
Masa kecil bahagia Ava Starr berakhir setelah keluarganya mengalami kecelakaan kuantum. Kecelakaan itu menewaskan kedua orang tuanya. Ava selamat, tapi dia mendapatkan kekuatan dan kemampuan kuantum yang membuatnya bisa tembus pandang.
Tapi, kekuatan itu datang dengan harga yang sangat mahal. Ava harus mengalami rasa sakit luar biasa di tubuhnya. Namun, SHIELD mempekerjakannya dan memberinya nama kode Ghost. Di bawah arahan Goliath/Bill Foster, Ava tahu kalau dia sekarat akibat ketidakseimbangan kuantum dan penderitaannya selama bertahun-tahun. Dia kemudian bisa stabil setelah Jane Van Dyne memberikan kekuatan kuantumnya.
10. Peter Quill
Sebenarnya semua anggota Guardians of The Galaxy memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan (kecuali Baby Groot mungkin) tapi kali ini kita fokus membahas Peter Quill.
Quill terlalu sering dijadikan karakter komedi di semua kemunculannya, sehingga kisah tragisnya agak tertutup.
Di hari kematian ibunya, Quill diculik oleh perompak angkasa dan hidup dalam ketakutan karena selalu diancam akan dimakan jika tak menuruti perintah Yondu. Setelah dewasa dia bertemu ayahnya yang ternyata pembunuh ibunya dan dia harus membunuh ayahnya. Kehilangan Yondu yang jadi sosok ayahnya lalu kehilangan Gamora, kekasihnya.
Sebenarnya yang dilakukan Peter Quill saat tahu Gamora dibunuh Thanos itu sangat manusiawi sekali, namun memang waktunya kurang tepat. Ketika melihat Star-Lord versi T'Challa yang populer dan sukses, saya jadi agak kasihan melihat Peter Quill.
Nah, kalau menurutmu siapa karakter MCU dengan kisah masa lalu yang lebih tragis dari 10 karakter Marvel di sini? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








