Akurat

Pengalaman Premium Nonton Bioskop 3D di Cinepolis

Sri Agustina | 21 Desember 2025, 13:25 WIB
Pengalaman Premium Nonton Bioskop 3D di Cinepolis

AKURAT.CO, Cinepolis Cinemas kembali memperkenalkan teknologi RealD 3D di Indonesia melalui kerja sama strategis dengan RealD, perusahaan global yang dikenal sebagai pelopor teknologi proyeksi dan format 3D.

Kehadiran kembali RealD 3D ini menjadi bagian dari upaya Cinepolis menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif, tajam, dan realistis bagi penikmat film Tanah Air.

Saat ini, teknologi RealD 3D telah terpasang di lima lokasi Cinepolis Cinemas di Indonesia.

Secara keseluruhan, Cinepolis Indonesia memiliki 43 studio 3D yang tersebar di berbagai kota dengan total kapasitas 8.619 kursi.

Seluruh studio tersebut telah mendukung teknologi High Frame Rate (HFR) hingga 48 frame per second (fps), sehingga pergerakan gambar tampil lebih halus dan nyaman di mata.

Baca Juga: Link Tiket Nonton Demon Slayer: Kimetsu No Yaiba Infinity Castle, Resmi Tayang di Bioskop XXI CGV Cinepolis 15 Agustus 2025!

Teknologi RealD 3D mampu melakukan proyeksi hingga 144 fps, memungkinkan otak penonton memproses gambar dari kedua mata secara bersamaan tanpa gangguan, sekaligus menjaga kenyamanan selama menonton film berdurasi panjang.

Peluncuran ulang RealD 3D ini juga menjadi bagian dari strategi Cinepolis dalam memperkuat segmen Premium Large Format (PLF) di Indonesia, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman sinematik yang lebih mendalam dan berkelas.

Sebagai jaringan bioskop internasional yang beroperasi di 18 negara dengan lebih dari 6.800 layar dan 1,1 juta kursi, Cinepolis terus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan pasar lokal.

Di Indonesia, Cinepolis dikenal lewat beragam special format seperti Cinepolis VIP, Junior, Macro XE, D-BOX, hingga 3D, yang kini diperkuat dengan RealD 3D sebagai standar format 3D premium.

“Kami sangat antusias dapat menghadirkan kembali RealD 3D melalui kemitraan dengan RealD di industri sinema Indonesia. Teknologi ini memungkinkan penonton merasakan pengalaman menonton 3D yang jauh lebih imersif dan nyaman. Dengan kualitas visual yang superior, film-film dengan skala epik seperti Avatar: Fire & Ash dapat dinikmati secara maksimal melalui RealD 3D di Cinepolis Cinemas,” ujar Alejandro Aguilera Garibay, CEO Cinepolis Cinemas Indonesia, Sabtu (20/12/2025).

Melalui sistem polarisasi khusus, setiap mata penonton menerima gambar berbeda yang disaring menggunakan kacamata RealD 3D. Teknologi ini menciptakan kedalaman visual yang alami, tajam, dan imersif, sekaligus meminimalkan efek ghosting serta menjaga kenyamanan mata.

Pada tahap awal, RealD 3D tersedia di lima lokasi dengan total 1.478 kursi, yaitu Cinepolis Gajah Mada Plaza, Sun Plaza Medan, Lippo Plaza Jogja, Malang Town Square, dan Living World Pekanbaru.

“Melalui kehadiran RealD 3D di lima lokasi ini, kami ingin memastikan lebih banyak penonton di Indonesia dapat menikmati kualitas sinema kelas dunia tanpa harus bepergian ke luar negeri. Kami optimistis teknologi ini akan semakin memperkaya pengalaman menonton dan memperkuat bioskop sebagai destinasi hiburan utama,” tambah Alejandro.

Hadirnya RealD 3D dinilai menjadi tonggak baru bagi industri hiburan nasional.

Dengan kombinasi layar reflektif ultra-bright, proyeksi kontras tinggi, sistem proyeksi berkecepatan tinggi, serta desain interior dan kursi ergonomis, RealD 3D menghadirkan kualitas visual yang optimal untuk berbagai genre film, mulai dari blockbuster, animasi, drama, hingga dokumenter.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Cinepolis Cinemas untuk terus menghadirkan standar pengalaman menonton global dan memperluas akses teknologi visual terbaik bagi masyarakat di berbagai kota di Indonesia.

Baca Juga: 6 Film Horor Indonesia Terbaru Oktober 2025: Tayang di XXI, CGV, dan Cinepolis!

Jika Anda ingin versi lebih singkat, fokus gaya ekonomi-bisnis, atau format hard news media online, saya bisa sesuaikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R