Akurat Logo

Natalie Portman Kritik Diskriminasi Gender dalam Sistem Pembayaran Aktor di Hollywood

Khaerul S | 12 Januari 2017, 17:15 WIB

New York, Aktris Amerika Serikat keturunan Israel, Natalie Portman, mengeluhkan adanya diskriminasi gender dalam urusan bayaran di industri film Hollywood. Pemeran Jackie Kennedy dalam film Jackie (2016) ini mengatakan dia pernah dibayar tiga kali lebih kecil ketimbang aktor lelaki lawan mainnya.

Aktor yang dimaksud Portman adalah Aston Kutcher dalam No Strings Attached (2011). â??Aston Kutcher dibayar tiga kali lebih banyak ketimbang saya dalam No Strings Attached,â? kata aktris berusia 35 tahun ini.  

â??Saya tahu itu dan saya tetap mengikutinya karena ada hal-hal yang disebut â??quoteâ?? di Hollywood. Quote-nya (Kutcher) tiga kali lebih tinggi dari pada saya, jadi mereka bilang dia harus dibayar tiga kali lebih banyak. Saya tidak marah sebagaimana seharusnya. Maksud saya, kami dibayar sangat besar, sulit untuk mengajukan protes, namun perbedaan (bayaran) itu sangat gila.â?

Sentimen gender yang diuapkan Portman merupakan penggaungan hal serupa yang pernah disampaikan aktris Jenifer Lawrence. Pada Oktober 2015, Lawrence menyalahkan dirinya karena merasa gagal melakukan negosiasi untuk mendapatkan bayaran yang bebas dari sentimen gender saat bermain dalam American Hustle.

Di Amerika, isu perbedaan bayaran antara pekerja lelaki dan perempuan semakin menguat. Sebagaimana dikatakan Portman, dalam seluruh profesi perempuan dibayar 80 sen untuk satu dollar AS yang dihasilkan lelaki. â??Di Hollywood, perempuan menghasilkan 30 sen untuk satu dollar milik lelaki,â? ujar aktris yang memenangi Oscar melalui film Black Swan (2010) ini.

Aktor lain yang juga menyuarakan diskriminasi gender dalam urusan bayaran selama 18 bulan terakhir di antaranya adalah Jessica Chastain, Scarlett Johansson, dan Sienna Miller. Kate Winslet bahkan harus menghadapi serangan balasan setelah memancing diskusi yang membicarakan tentang bayaran secara vulgar.[] 


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A