Akurat Logo

Rafi Sudirman Transformasi Jadi Pahlawan Nasional, Film Biopik Djamin Setia Selamanya Tayang 1 Oktober 2026

Nuzulul Karamah | 23 September 2026, 23:09 WIB
Rafi Sudirman Transformasi Jadi Pahlawan Nasional, Film Biopik Djamin Setia Selamanya Tayang 1 Oktober 2026
Film Biopik Djamin Setia Selamanya

AKURAT.CO Kisah perjuangan dan dedikasi pahlawan nasional asal Tanah Karo, Djamin Ginting, dipastikan bakal segera menyapa para pecinta film Tanah Air.

Diproduksi oleh Erjege Pictures, film biopik epik bertajuk Djamin Setia Selamanya dijadwalkan meluncur serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan momen Hari Kesaktian Pancasila.

​Disutradarai oleh Rako Prijanto dengan naskah yang digarap oleh Titien Wattimena dan Lynda Ulviana, film ini mengemas perpaduan apik antara drama sejarah, aksi pertempuran, dan sisi kemanusiaan yang sangat relatable bagi kehidupan generasi muda saat ini.

Baca Juga: Ibu Bagaimana Aku Tanpamu Tayang Besok, Ini Sinopsis Film yang Dibintangi Marsha Timothy

​Didapuk sebagai pemeran utama, musisi sekaligus aktor muda berbakat Rafi Sudirman dipercaya menghidupkan karakter Djamin Ginting.

Peran ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perjalanan kariernya, di mana Rafi bertransformasi dari penyanyi populer menjadi sosok pemimpin gerilya yang gigih mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

​Film ini menelusuri jejak hidup Djamin Ginting yang lahir di Desa Suka pada 12 Januari 1921. Mengawali pendidikan di Handelsschool bentukan Belanda hingga menjadi perwira Gyugun di masa pendudukan Jepang, Djamin menyadari betul bahwa kemerdekaan Indonesia harus diperjuangkan lewat perlawanan nyata, bukan sekadar belas kasihan penjajah.

Pasca-Proklamasi 1945, ia mengambil peran kunci dalam membidani Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe dan memimpin pertempuran sengit di wilayah Medan Area, Tanah Karo, Langkat, hingga Aceh.

​Tak hanya menyajikan aksi perang, sinema ini juga mengulik dinamika emosional Djamin bersama sosok perempuan tangguh, Likas Tarigan yang diperankan oleh Claresta Taufan.

Selain itu, jajaran pemeran lintas generasi seperti Chicco Kurniawan (Kadir Saragih), Jourdy Pranata (Selamat Ginting), Marcell Darwin (Jacob Waas), Unique Priscilla (Tidang Tarigan), Teddy Syach (Lantak Ginting), Arla Ailani (Sarita), dan Sulthan Hamonangan (Ucok) turut memperkuat fondasi kisah tentang persaudaraan, loyalitas, dan pengorbanan di tengah peperangan.

​Atas jasa besar serta pengabdiannya kepada negara, Djamin Ginting dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2014, yang namanya kini diabadikan sebagai jalan arteri terpanjang dari pusat Kota Medan hingga Tanah Karo.

Baca Juga: Link Download Poster Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 Gratis, Cocok Dipasang di Sekolah dan Kantor!

Bagi Riahna Djamin Ginting, putri almarhum yang juga bertindak sebagai Executive Producer, karya ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pemantik semangat bagi generasi muda.

​"Bagi saya, Djamin Setia Selamanya bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia. Saya berharap generasi Z dan Milenial dapat melihat bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara, dan berani mengambil tindakan. Semoga kisah Djamin Ginting mampu menginspirasi lahirnya semangat yang sama di generasi hari ini," ujar Riahna Djamin Ginting.

Senada dengan hal tersebut, Rako Prijanto selaku sutradara mengungkapkan alasannya tertarik membesut perjalanan hidup sang pahlawan ke layar lebar.

​“Saya tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena beliau membuktikan bahwa seorang pemuda biasa dengan keberanian dan pemikiran visioner mampu mengubah sejarah. Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan.” kata sang sutradara, Rako Prijanto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.