Akurat Logo

Sarwendah Soal Akses Pertemuan Ruben Onsu dan Anak, Syaratkan Koordinasi hingga Tes Kesehatan Valid

Nuzulul Karamah | 17 September 2026, 11:55 WIB
Sarwendah Soal Akses Pertemuan Ruben Onsu dan Anak, Syaratkan Koordinasi hingga Tes Kesehatan Valid
Sarwendah

AKURAT.CO Penyanyi Sarwendah akhirnya angkat bicara meluruskan polemik akses pertemuan mantan suaminya, Ruben Onsu, dengan anak-anak mereka.

Secara tegas, Sarwendah membantah kabar yang menyebut dirinya membatasi apalagi melarang Ruben untuk bertatap muka dengan buah hati mereka setelah resmi bercerai.

Baca Juga: Gelagat Sarwendah: Ingin Jatuhkan Ruben Onsu

​Sarwendah menegaskan bahwa pintu silaturahmi selalu terbuka lebar. Namun, ia menekankan pentingnya komunikasi serta kejujuran terkait hasil pemeriksaan kesehatan yang valid demi keamanan dan kenyamanan anak-anak.

​"Dari awal, saya sudah bilang, saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak. Kasih tahu sama saya, koordinasi sama saya. Di mana, jam berapa, saya bawa anak-anak buat ketemu ayahnya," ungkap Sarwendah lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (17/9/2025).

​Selain dituduh membatasi akses, Sarwendah juga sempat diterpa isu miring yang menyebut dirinya mempengaruhi atau mendoktrin anak-anak.

Membantah tuduhan tersebut, Sarwendah bahkan menantang pihak Ruben untuk membawa psikolog independen guna memeriksa kondisi mental sang anak secara langsung.

​Di samping masalah koordinasi, isu pemeriksaan kesehatan menjadi poin krusial yang disorot oleh pelantun tembang tersebut.

Baca Juga: Geram Dituduh Doktrin Anak, Sarwendah Layangkan Surat Terbuka untuk Ruben Onsu

Sarwendah mengaku telah menjalani seluruh rangkaian tes kesehatan sesuai dengan permintaan kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang. Kini, ia hanya menuntut transparansi dan keabsahan hasil tes dari pihak mantan suaminya.

​"Saya cuma minta satu hal, loh. Berikan hasil tes kesehatan yang valid. Dan saya pun sudah melakukan hasil tes kesehatan sesuai dengan permintaan Pak Minola," tegasnya.

​Ibu tiga anak ini menjelaskan bahwa langkah ketat yang ia ambil semata-mata bentuk perlindungan seorang ibu terhadap buah hatinya, bukan untuk mempersulit keadaan.

​"Karena sebagai seorang ibu, saya memiliki kewajiban untuk memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak saya. Kalau memang itu bukan persoalan, kenapa permintaan itu terus dihindari? Seharusnya Anda bisa menyelesaikan secara sederhana. Pertemukan ayahnya dengan anak-anaknya," pungkas Sarwendah.

​Ia pun berharap dinamika pasca-perceraian ini tidak lagi digiring menjadi opini liar di ruang publik melalui potongan informasi yang tidak utuh.

Bagi Sarwendah, penyelesaian masalah secara kooperatif dan bukti kesehatan yang sah adalah kunci utama agar Ruben dapat segera kembali berkumpul bersama anak-anak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.