Betrand Peto Terseret Kasus Dugaan TPKS, Ruben Onsu Minta Publik Tak Langsung Ambil Kesimpulan

AKURAT.CO Presenter kondang Ruben Onsu akhirnya angkat bicara usai putra angkatnya, Betrand Peto Putra Onsu, dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ruben menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan klarifikasi awal mengenai kabar yang tengah menyita perhatian publik tersebut.
Baca Juga: Gelagat Sarwendah: Ingin Jatuhkan Ruben Onsu
Ruben mengaku baru bisa menyampaikan pernyataan resminya pada Minggu pagi lantaran harus menunggu sang putra menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.
"Pertama-tama, kami memohon maaf atas pemberitaan yang terjadi. Mohon maaf apabila baru pagi ini saya dapat menyampaikan permohonan maaf dan memberikan penjelasan. Tadi malam, saya masih menunggu anak saya pulang setelah menjalani proses syuting hingga larut malam," tulis Ruben Onsu melalui akun Instagram miliknya, @ruben_onsu, dikutip Minggu (13/9/2026).
Demi mendapatkan gambaran kronologi yang jernih dan berimbang, presenter berusia 43 tahun itu berniat mengumpulkan informasi dari rekan-rekan Betrand yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
"Siang ini, saya juga akan mendengarkan penjelasan dari temannya yang berada di lokasi kejadian, agar saya dapat memahami situasi dan mendapatkan informasi lebih lengkap," lanjutnya.
Melihat derasnya spekulasi yang berkembang di ruang publik, Ruben mengimbau masyarakat dan netizen agar tidak terburu-buru menghakimi.
Ia menegaskan bahwa pihak keluarga sama sekali tidak berniat mengaburkan fakta yang ada.
"Jadi sebelum masalah ini jelas, kami berharap kita jangan dulu mengambil kesimpulan atas laporan ini. Percayalah kami tidak akan menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya sesuai bukti-bukti yang ada," tegas Ruben.
Baca Juga: Sarwendah Buka Peluang Gugat Wanprestasi Ruben Onsu Terkait Cicilan Rumah dan Sertifikat Bank
Suami dari Sarwendah ini juga memberikan jaminan bahwa keluarganya siap bersikap terbuka dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian.
"Kami akan berusaha untuk tetap kooperatif dan memberikan keterangan serta melakukan hal-hal yang diperlukan dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Di akhir keterangannya, Ruben kembali melontarkan penyesalannya atas kegaduhan yang beredar dan memicu ketidaknyamanan di tengah publik.
"Sekali lagi, kami memohon maaf atas adanya pemberitaan tersebut dan atas segala hal yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan. Terima kasih atas pengertian dan perhatian semuanya," pungkas Ruben.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi masuknya laporan polisi terkait dugaan kekerasan seksual yang mengarah pada sosok Betrand Peto.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mendalami laporan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







