Slamet Rahardjo Bertemu Niniek L Karim Kembali di Teater Setelah 48 Tahun

AKURAT.CO, Slamet Rahardjo kembali tampil bersama aktris senior Niniek L Karim sebagai pasangan Bapak Salamun dan Ibu Hartati dalam lakon berjudul Dag Dig Dug.
Baca Juga: Pesan Slamet Rahardjo Kepada Aktor dan Aktris Muda Usai Dapat Piala FFI 2022
Sebelumnya keduanya pernah terlibat dalam lakon yang sama, yang juga dipentaskan oleh Teater Populer pada 1977 silam, di Taman Ismail Marzuki.
“Saya menerima tantangan akting ini, bukan saja karena naskahnya menarik, tetapi juga penghormatan saya atas Teguh Karya, selaku pendiri Teater Populer. Kalau tidak karena beliau, saya tidak akan menjadi seperti sekarang,” ujar Niniek L. Karim saat konferensi pers di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2025) malam.
Senada dengan Slamet, Niniek menyebut lakon Dag Dig Dug adalah suatu refleksi, bahwa masyarakat tetap harus selalu Dag Dig Dug dengan kondisi masa kini.
"Saya senang sekali karena kami tetap bisa mengekspresikan realisasi dari yang ada dalam masa kini. Menurut saya, Dag Dig Dug ini adalah suatu refleksi tentang kondisi masyarakat yang ada. Kita tetap harus waspada dan dag dig dug," ungkap Niniek.
Secara singkat, lakon Dag Dig Dug bercerita tentang sepasang suami-istri berusia lanjut dan mengelola indekos di rumah besar mereka. Persoalan muncul saat diperoleh telegram bahwa salah satu mahasiswa yang pernah tunggal di rumah itu, Chaerul Umam, mati kecelakaan di jalan.
Mereka merasa terpukul dengan kematian Chaerul Umam, tetapi juga berpura-pura mengenal dengan baik mahasiswa itu. Persoalan muncul ketika datang dua utusan yang membawa uang santunan, tetapi jumlahnya tidak sama dengan yang tertera pada tanda terima.
Keributan-keributan kecil di antara mereka berdua dan orang di sekelilingnya, menjadi dinamika yang manis. Ditambah, adanya tokoh pembantu rumah tangga yang selalu menjadi pihak yang ditindas oleh majikannya, yaitu Cokro.
Baca Juga: Orang Muda Ganjar Adakan Lomba Puisi Dan Teater Di Kabupaten Ndao
Selain Slamet Rahardjo dan Niniek L. Karim, pementasan ini juga menghadirkan Reza Rahadian, Donny Damara, Jose Rizal Manua, Kiki Narendra, dan Onkar Sadawira.
Pentas Dag Dig Dug ini diproduseri oleh Paquita Wijaya dan Samuel Wattimena, dengan co produser Taba Sanchabakhtiar. Dag Dig Dug akan dipentaskan pada Sabtu (25/1/2025) dan Minggu (26/1/2025) pukul 19.00 WIB di Teater Salihara, Jakarta Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







