Gus Miftah Kembali Beri Dakwah di Klub Malam hingga Muhasabah On The Street bersama Santri Jalanan

AKURAT.CO, Pendakwah Kondang, Miftah Maulana Habiburakhman kembali muncul ke publik setelah beberapa waktu sempat vakum berdakwah.
Terbaru, Gus Miftah sapaan akrabnya kembali memulai dakwahnya di jalanan.
Seperti yang terlihat pada media sosialnya, Gus Miftah kembali berdakwah di klub malam, tempat Prostitusi Sarkem dan Santri Jalanan.
Dalam ceramahnya di salah satu klub malam Bosche Jogja, Gus Miftah menyampaikan pesan kepada pekerja klub malam agar berani bertanggung jawab dan belajar dari kesalahan adalah kelebihan manusia.
“Bahwa berbuat kesalahan itu adalah kekurangan manusia, namun belajar dari kesalahan adalah kelebihan dari manusia,” ujar Gus Miftah di hadapan pekerja klub malam.
Sementara itu, ketika ia berceramah di tempat Prostitusi Pasar Kembang (Sarkem) Gus Miftah terus berucap Istigfar.
“Jika kamu terus melakukan dosa, jangan pernah bosan untuk mengucapkan istigfar,” ucap Gus Miftah.
Setelah itu, Gus Miftah bermuhasabah bersama Santri Jalanan, seperti terlihat di video, acara Muhasabah On The Street bersama Santri Jalanan yang berisikan preman, pemilik salon plus-plus, germo, tukang parkir, dan debt collector tampak ceria ketika beberapa kali Gus Miftah memberikan pesan-pesan mendalam untuk para Santri Jalanan.
Baca Juga: Mengusung Kisah Prostitusi, Sinopsis Scandal 2 The Series yang Diperankan Cinta Laura
Sebelumnya, Gus Miftah juga meminta maaf kepada masyarakat atas ucapan yang menyakiti atau mencederai hati masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





