Putri Marino Nyesel Setengah Mati Nikah Muda

AKURAT.CO, Aktris Putri Marino merasa sedikit menyesal memutuskan untuk menikah muda.
Putri Marino mengaku saat itu dirinya harus berhenti sementara dari dunia layar lebar sebab hamil dan kemudian memiliki anak.
Baca Juga: Bocoran Make Up yang Digunakan Cinta Laura serta Putri Marino di Cannes Film Festival 2024
Padahal pada tahun itu, nama dirinya cukup melambung tinggi di dunia perfilman Indonesia.
"Titik terendah dalam hidupku mungkin adalah ketika aku menikah dan hamil. Aku sudah terbiasa bekerja, lalu tiba-tiba aku hamil dan menikah. Saat itu, aku memutuskan untuk hiatus," ungkap Putri Marino dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, Jumat (25/10/2024).
Saat menikah di usia 25 tahun, Putri merasa masih banyak impian yang ingin diraihnya dalam dunia akting.
Sebelumnya, Putri meraih kesuksesan besar melalui perannya di film Posesif yang memberinya Piala Citra FFI sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik tahun 2017.
"Aku merasa sangat tidak berdaya sebagai perempuan saat itu. Hanya di rumah, mengurus suami, dan sedang hamil. Aku ingin seperti teman-temanku, bekerja, berkarya, membuktikan kalau aku bisa menjadi aktris yang hebat. Aku iri melihat teman-temanku yang terus merilis film baru setiap bulan," bebernya.
"Aku takut dilupakan. Aku takut tersaingi oleh banyak orang. Aku takut enggak bisa kembali lagi," sambungnya.
Baca Juga: Chicco Jerikho Cerita Sempat Kritis dan Tidak Bisa Napas
Istri Chicco Jerikho itu mengaku tak memikirkan secara matang saat mengambil keputusan menikah dan memiliki anak.
"Mungkin karena saat itu aku sedang semangat mengejar mimpi, tiba-tiba menikah dan hamil. Biasanya hidupku datar, punya tujuan yang jelas, tapi sekarang aku kembali ke fase yang datar lagi. Kenapa aku enggak berpikir dua kali sebelum memutuskan menikah? Kenapa semuanya terjadi begitu cepat?" tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









