Akurat Logo

Profil Chrisye, Kisah Perjalanan Karier Penyanyi Legendaris Di Indonesia

Iim Halimatus Sadiyah | 7 November 2023, 21:48 WIB
Profil Chrisye, Kisah Perjalanan Karier Penyanyi Legendaris Di Indonesia

AKURAT.CO Chrisye merupakan sosok penyanyi yang pernah terkenal pada masanya dengan sejumlah lagu yang masih suka diputar hingga saat ini.

Sosok legendaris musik Indonesia yang bernama lengkap Chrismansyah Rahadi, atau yang akrab dipanggil Chrisye, memang sejak kecil dikenal sangat mengagumi dan menyukai musik. 

Seperti lagu kisah kasih di sekolah, pergilah kasih, merpati putih, merupakan deretan lagu Chrisye yang tak pernah bosan untuk didengar meskipun sudah lama rilis.

Mengutip berbagai sumber, Selasa (7/11/2023), berikut ini kisah perjalanan karier Chrisye hingga menjadi seorang penyanyi terkenal di Indonesia.

Baca Juga: Lirik Lagu Kala Sang Surya Tenggelam Milik Chrisye, Jadi Soundtrack Gadis Kretek Dinyanyikan Nadin Amizah

Profil dan Perjalanan Karier Chrisye

Chrisye lahir di Jakarta, 16 September 1949, dan menjadi anak kedua dari tiga bersaudara yang sejak kecil telah menunjukkan minat dan penghargaan terhadap musik. 

Pria yang bernama Chrismansyah Rahadi ini, memiliki seorang ayah yang sering memutar musik Frank Sinatra, Bing Crosby, Nat King Cole, dan Dean Martin dari sebuah piringan hitam dari Chrisye menginjak pendidikan SD.

Hal tersebut yang menambah kecintaan Chrisye kecil pada musik. Hingga usia remaja, pria ini bergabung dalam grup band PSKD (1966-1967), Sabda Nada (1968-1969), The Pro's, dan Badai Band.

Meskipun sempat ditentang oleh ayahnya, Laurens Rahadi, yang tidak setuju jika Chrisye menjadikan musik sebagai pekerjaan utamanya, namun akhirnya tetap memberi izin kepada anaknya.

Chrisye mulai berkarier di dunia musik hingga memutuskan keluar dari Akademi Perhotelan Trisakti dan Teknik Arsitektur UKI.

Pada tahun 1973, Chrisye pergi dengan pesawat ke New York bersama Sabda Nada, yang kemudian berganti nama menjadi Gibsy Band. 

Di tahun berikutnya, Guruh Soekarno Putra mengajak Gibsy untuk membuat album rock. Album itu diberi nama GURUH GIPSY, dan menggabungkan gamelan Bali serta instrumen tradisional. 

Karier Chrisye sebagai penyanyi solo mulai berkembang dari sana. Dengan dorongan Guruh, Chrisye menyanyikan lagu Lilin-lilin Kecil karya James F Sundah di Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) pada akhir 1976, di Radio Prambors. 

Baca Juga: Persembahan untuk Chrisye, Makna Lagu C.H.R.I.S.Y.E dari Diskoria

Usai menyanyikan lagu Lilin-lilin Kecil, Chrisye mulai membuat banyak album, termasuk Badai Pasti Berlalu, Sabda Alam, Aku Cinta Dia, Hip Hip Hura, Kisah Cintaku, Pergilah Kasih, Cintamu Telah Berlalu, dan Sendiri LagiI, yang semuanya memiliki hasil yang baik di pasar.

Setelah merasa sukses di kariernya, Chrisye menjalani hubungan dengan Noor, namun sayangnya hubungan mereka terhalang oleh agama. 

Chrisye memang telah mengalami krisis iman sejak lama, hingga akhirnya memilih Islam sebagai penerangnya, namun dia tidak punya keberanian untuk jujur pada ayahnya. 

Selain itu, ayah Chrisye lebih sering mempertimbangkan pilihan hidup putranya, seperti halnya saat dia memutuskan untuk berkarier di dunia musik.

Tahun 1982, akhirnya Chrisye menjadi mualaf dan menikah dengan Noor serta memiliki empat anak, yakni Rizkia Nurannisa (1983), Risti Nurraisa (1986), dan dua putra kembar bernama Rainda Prashatya dan Randa Pramasya (1989).

Baca Juga: Duet Bareng Once Mekel di Konser 7 Ruang Chrisye, Sri Mulyani Mengaku Grogi

Hidupnya tak selalu mulus, cobaan kembali menghampiri Chrisye pada Agustus 2005. Dia harus menjalani kemoterapi selama enam kali di Singapura karena didiagnosis menderita kanker paru-paru. 

Meskipun harus berjuang melawan penyakitnya dan absen dari dunia musik hampir setahun, Chrisye kembali tampil di acara 1 Jam Bersama Ungu, Indosiar pada Mei 2006. 

Di tengah proses penyembuhannya, Alex Kumara, teman lama Chrisye, memutuskan untuk menerbitkan memoar sebagai salah satu cara untuk meringankan beban Chrisye.

Pada 30 Maret 2007, telah dikabarkan Chrisye meninggal dunia pada pukul 04.08 WIB, di rumahnya, Jalan Asem II nomor 80 Cipete, Jakarta Selatan, akibat penyakit TBC dan kanker paru yang telah memasuki stadium 4.

Itulah kisah perjalanan karier Chrisye yang akan selalu dikenang sebagai penyanyi legendaris di Indonesia dengan karya-karyanya yang menarik dan unik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.