Akurat

Pecah Perang, Bruno Mars Batalkan Konsernya Di Tel Aviv

Tria Sutrisna | 10 Oktober 2023, 15:23 WIB
Pecah Perang, Bruno Mars Batalkan Konsernya Di Tel Aviv

AKURAT.CO Penyanyi Bruno Mars membatalkan konsernya di Park Hayarkon, Tel Aviv, Israel.

Hal ini diumumkan langsung oleh promotor kegiatan, Live Nation, melalui media sosial resminya yang dilihat Selasa (10/10/2023).

Keputusan itu diambil setelah Israel mendeklarasikan perang terhadap pejuang Hamas dan tembakan roket ditunjukan ke seberang perbatasan Palestina di Jalur Gaza.

"Penggemar terhormat, pertunjukan Bruno Mars yang dijadwalkan malam ini dibatalkan," tulis Live Nation selaku event organizer konser tersebut melalui Instagram. 

Baca Juga: Lagunya Dianggap 'Vulgar' oleh KPID Jabar, Bruno Mars Angkat Bicara

Perlu diketahui jika sebelumnya Bruno Mars telah melakukan konser pertamanya di Israel pada Rabu, (4/10/2023). 

Penampilannya benar-benar mencuri perhatian dengan sentuhan lokal yang luar biasa.

Menariknya, penyanyi asal Hawaii, AS, itu bahkan telah mempelajari untuk mengucapkan kalimat "Aku mencintaimu" dalam bahasa Ibrani.

Pelantun When I Was Your Man itu menjadwalkan kembali manggung di lokasi yang sama pada Sabtu (7/10/2023), sebelum pejuang Hamas melakukan serangan mendadak ke wilayah Israel.

Tiket konser sendiri telah terjual habis dengan jumlah mencapai 60.000.

Namun karena konser dibatalkan, pihak penyelenggara meyampaikan akan mengembalikan dana pembelian tiket.

Promotor menyatakan jika semua pembelian tiket pertunjukan akan menerima pengembalian dana otomatis yaitu via kartu kredit tempat pembelian dilakukan. 

"Kami mendukung penduduk Israel, pejuang IDF (Israel Defense Forces) dan pasukan keamanan di saat-saat sulit ini," kata promotor.

Baca Juga: Gemas! Gadis Kecil Ini Ingin Nikah dengan Bruno Mars

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa negaranya sedang terlibat dalam konflik dengan pasukan Israel melakukan serangan ke Gaza, sebagai tanggapan aksi Hamas dan untuk mengurangi kapabilitas militer mereka.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza melaporkan bahwa sedikitnya 198 orang tewas akibat serangan udara Israel pada hari Sabtu. (Maulidia Azzahra)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
W
Editor
Wahyu SK