Akurat Logo

Dinda Kanya Dewi Alami Kecelakaan, Mobil Bagian Belakang Rusak Parah

Sri Agustina | 19 Juli 2022, 19:59 WIB
Dinda Kanya Dewi Alami Kecelakaan, Mobil Bagian Belakang Rusak Parah

AKURAT.CO, Kabar kurang menyenangkan datang dari artis Dinda Kanya Dewi. Pemain sinetron Cinta Fitri itu baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas. Hal itu terlihat dari unggahan di akun pribadi milik Dinda Kanya Dewi.

Dinda Kanya Dewi alami kecelakaan lalu lintas pada Senin (19/7). Terlihat mobil bagian belakang mengalami kerusakan yang cukup parah. (instagram/dindakanyaa).

"Ditabrak lagi berhenti dan ditinggal lari itu rasanya kayak di-ghosting pas lagi sayang sayangnya. What a day," tulisnya dalam unggahannya.

Beruntung perempuan 35 tahun itu tidak mengalami luka yang cukup serius. Namun keadaan mobil bagian belakang miliknya tersebut terlihat hancur cukup parah.

Unggahan Dinda juga mendapatkan komentar dari rekan sesama artis. Banyak yang mengucap syukur lantaran keadaan Dinda yang baik-baik saja tanpa luka sedikitpun.

"Astaga din.. tapi untung kmu aman yah.. Ntar pasti diksh Sang Ilahi mobil baru lebih kece.. aminnnnnnnn…," tulis Astrid Tiar.

"Adeuuuh tuhan ku. Yg penting kmu gpp dulu deh," tulis Nikita Mirzani.

"Ya Allah, parah pisan itu huhu.. Dinda, alhamdulillah selamat.. Pasti shock berat huhu.. Kirim peluk dan doa utkmu. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin," tulis salah satu netizen.

Dinda Kanya Dewi merupakan artis yang memulai kariernya sebagai finalis GADIS Sampul 2002. Kemudian, Ia berkecimpung dalam dunia hiburan, dengan berperan dalam berbagai judul film, sinetron, FTV, menjadi model dalam beberapa produk yang diiklankan, serta model untuk video klip dari beberapa grup musik. Ia pun merambah ke dunia teater dan 'Subversif' menjadi pementasan pertama yang dilakukannya.

Dinda Kanya Dewi juga pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2009 lalu. Mobil sedan Honda berwarna hitam yang dikendarainya menabrak trotoar jalan. Luka yang dialaminya tidak terlalu parah. Namun, mata kanan Dinda nyaris buta dengan tingkat kerusakan 80%.

Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jakarta Pusat, ia pun dibawa ke Singapura untuk pengobatan lebih lanjut akibat keadaan yang tak kunjung membaik. Berkat pengobatan yang sangat intensif akhirnya ia pun berhasil sembuh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.