Diisukan Jatuh Miskin, Pak Tarno Ungkap Profesi Dukun Sudah Dilakoni Sebelum Jadi Artis

AKURAT.CO, Beberapa waktu lalu, Pak Tarno sempat viral lewat sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tampak Pak Tarno sedang berjalan kaki dengan menenteng sebuah tas kecil. Penampilan sederhana Pak Tarno dalam video itu pun memunculkan beragam spekulasi dari warganet, termasuk dugaan kini Pak Tarno sudah bangkrut sebab jarang terlihat lagi di layar televisi.
Namun kabar tersebut berbanding terbalik dengan kondisi Pak Tarno sesungguhnya. Pesulap 70 tahun itu mengaku kaget saat mendengar kabar yang beredar. Rupanya pesulap yang melejit lewat ajang The Master: Season 3 itu menjelaskan jika saat itu dirinya tengah menunggu jemputan mobil untuk syuting.
"Hoaks. Jadi ceritanya kan saya lagi nunggu jemputan dari pihak televisi. Tiba-tiba ada tamu minta ngobatin. Pas saya mau berangkat, ada ibu-ibu minta tolong buat nyembuhin anaknya. Tapi saya mau syuting. Saya kan biasanya kalau mau ngobatin bawa baju koko, sarung, peci. Kalau pakai baju syuting kan kotor, kalau mau ngobatin harus pakai salat dulu, zikir, harus bersih. Itu tasnya buat ganti," katanya.
Selain kesibukan syuting, Pak Tarno suka membantu menyembuhkan orang yang sedang sakit dengan cara mengobatinya pakai air putih. Hal ini juga ia ceritakan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Pada video yang diunggah pada Rabu (28/4), Pak Tarno menceritakan kariernya selain menjadi pesulap.
"Ngobatin pakai air putih, berdoa zikir aja gitu. Jadi air putih sama minyak oles, insyaallah sembuh," kata Pak Tarno.
Deddy Corbuzier pun mulai penasaran kemudian bertanya mengenai keahlian Pak Tarno yang tidak banyak diketahui orang ini. Pak Tarno mengaku pekerjaannya sebagai dukun dilakukannya sudah bertahun-tahun, bahkan sebelum menjadi artis.
"Insyaallah sembuh. Bukan 'ada yang sembuh', banyak yang sembuh. Kan dulu sebelum jadi artis, bertahun-tahun ngobatin. Pas jadi artis sibuk, kan banyak acara ke mana-mana," tambah Pak Tarno.
Bahkan selama mengobati orang sakit, ia tidak mematok harga alias sukarela. Jika pasiennya tidak mampu membayar, Pak Tarno rela tak dibayar dan mengandalkan penghasilannya dari berjualan martabak.
"Sebelum jadi artis tuh saya jualan martabak pas siang, malamnya ngobatin orang. Orang sakit enggak kerja, dia bayar saya, saya nggak mungkin terima dong master, saya kan orang waras masa dibayar sama orang sakit," imbuhnya.
Pak Tarno mengaku lebih senang menjadi pesulap daripada mengobati orang. Menurutnya menjadi pesulap lebih enak karena bisa bersenang-senang dengan orang lain.
"Gini master, sulap itu enak gembira-gembira, joget-joget, senang-senang. Kalau ngobatin itu kan zikir terus sampai (mulut) berbusa, saya kan puasa," kata Pak Tarno.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




