Lisa Mariana Diperiksa Sebagai Tersangka Dugaan Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil

AKURAT.CO Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Lisa Mariana akhirnya mendatangi Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri pada Kamis (24/10/2025) untuk menjalani pemeriksaan. Lisa hadir sekitar pukul 14.29 WIB, didampingi oleh dua kuasa hukumnya, Jhonboy Nababan dan Bertua Hutapea.
Menurut Jhonboy, kedatangan kliennya kali ini merupakan bentuk ketaatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Pemeriksaan Lisa sempat tertunda beberapa hari sebelumnya karena kondisi kesehatannya.
“Sesuai permohonan kami untuk penjadwalan ulang, hari ini klien kami datang untuk memberikan keterangan sebagai tersangka dalam laporan dari Pak Ridwan Kamil,” ujar Jhonboy kepada awak media.
Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak menyiapkan strategi khusus untuk pemeriksaan kali ini dan akan bersikap kooperatif terhadap penyidik.
“Kami hormati seluruh proses yang berjalan di kepolisian. Tidak ada persiapan khusus, karena kami ingin mendengar dulu apa yang dibutuhkan penyidik,” tambahnya.
Sementara itu, Lisa Mariana yang mengenakan pakaian serba hitam tampak enggan banyak berkomentar saat tiba di Gedung Bareskrim. Dia hanya menyampaikan pernyataan singkat kepada awak media.
“Doakan yang terbaik, ya. Terima kasih,” ucapnya singkat sebelum masuk ke ruang pemeriksaan.
Kasus ini bermula dari laporan Ridwan Kamil ke Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 11 April 2025. Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik dan manipulasi dokumen elektronik yang dilakukan Lisa Mariana melalui media sosial.
Konflik keduanya mencuat setelah Lisa mengunggah tangkapan layar percakapan yang disebut-sebut melibatkan dirinya dengan seseorang yang diduga Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya pada 26 Maret 2025.
Dalam unggahan itu, Lisa mengklaim tengah mengandung anak dari pria yang disebut dalam percakapan tersebut.
Pernyataan tersebut memicu kehebohan publik dan berdampak luas terhadap nama baik mantan Gubernur Jawa Barat itu. Menindaklanjuti laporan, polisi kemudian melakukan tes DNA terhadap Lisa, Ridwan Kamil, dan seorang anak berinisial CA, yang disebut Lisa sebagai anak biologis hasil hubungan mereka.
Baca Juga: DNA Ridwan Kamil dan Anak Lisa Mariana Tak Cocok, Begini Penjelasan Ilmiah Lengkapnya
Hasil pemeriksaan DNA yang diumumkan oleh Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menunjukkan hasil yang tegas.
“Dari hasil analisis DNA, CA terbukti secara ilmiah merupakan anak biologis dari Lisa Mariana, namun bukan anak biologis Muhammad Ridwan Kamil,” ujar Sumy dalam keterangannya.
Temuan tersebut menjadi dasar kuat dalam proses hukum lanjutan yang menjerat Lisa Mariana. Kini, dia harus menghadapi pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan langsung oleh Ridwan Kamil.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan hari ini maupun kemungkinan langkah hukum selanjutnya dalam kasus yang menarik perhatian publik ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







