Nikita Mirzani Beberkan Awal Pertengkarannya Dengan Antonio Dedola

AKURAT.CO, Baru-baru ini Nikita Mirzani kembali menjadi perbincangan publik usai mengaku sudah menikah dengan Antonio Dedola.
Namun kini keduanya dikabarkan telah berpisah usai Toni sapaan Antonio memilih pergi dari rumah pada 25 April 2023 lalu.
Niki pun menceritakan awal mula dirinya dan Toni bertengkar hingga memutuskan untuk pergi dari kediaman Nikita.
"Dia tanya sama saya setelah nikah siri, 'kamu mau cincin seperti apa?', 'nggak mau, udah biasa aja, diamond gue udah gede-gede, kalau elu mau kasih gue diamond, gue nggak mau yang kecil karena gue udah punya yang gede'," ujar Nikita Mirzani saat ditemui di Petukangan, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2023) malam.
Kemudian Toni pun mencari perhiasan yang diminta oleh Nikita Mirzani. Namun sayang, pilihannya mendapatkan penolakan dari mantan istri Sajad Ukra itu.
"Kalau itu (cincin pilihan Antonio Dedola) warnanya kuning jelek, kalau ini tuh warnanya putih bagus, kalau dijual mahal nih karena putih diamond-nya," tuturnya.
"Kalau yang dipilihin cincinnya kuning itu jelek," tambahnya.
Perempuan 37 tahun itu kemudian teringat jika miliki salah satu berlian yang masih dicicil pembayarannya. Lantas tak ingin kehilangan berlian tersebut, Niki meminta Toni untuk melunasi berlian itu.
"Terus gue inget, gue masih ada cincin beli Rp 2,5 miliar, nah kenapa gue bisa nyicil, karena gue sering beli disitu dengan harga-harga mahal. Terus owner-nya bilang 'udah nggak apa-apa, gue kasih cincin ke elu, tapi bayar (dicicil) tiga kali', Jadi dari Rp 2,5 miliar, kurang Rp 900 juta" jelas Niki.
Toni yang diminta untuk melunasi pun sempat mempertanyakan apakah keputusan Niki untuk melunasi berlian tersebut.
"Terus gue tanya 'Baby, cincin kawinnya boleh nggak ini aja, gambarnya kayak hati gitu, terus itu diamond semua', 'nggak apa-apa ini dari aku?', 'iya nggak apa-apa, anggap semuanya dari kamu, yang penting kamu ambilin'," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





