Akurat Logo

Gendong Michelle Ziudith, Omar Daniel Harus Ngulang 7 Kali

Sri Agustina | 3 Maret 2023, 11:00 WIB
Gendong Michelle Ziudith, Omar Daniel Harus Ngulang 7 Kali

AKURAT.CO, Aktor Omar Daniel menjadi salah satu pemeran utama dalam serial "Progresnya Berapa Persen?" yang tayang di Viu dan pada momen lebaran akan tayang di Net TV.

Dalam salah satu adegan, Omar harus menggendong Michelle Ziudith. Ia pun membeberkan dalam adegan itu, Ia mengulang hingga 7 kali untuk dapat hasil yang memuaskan.

“Untuk adegan itu (Menggendong Michelle) diambil lebih dari tujuh kali karena fokusnya nggak bisa terlalu cepat karena kita harus ngikutin (jalannya) jadi dipelanin,” ungkap Omar di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2023).

Pemilik nama lengkap Omar Daniel Assegaf itu mengaku adegan gendong Michelle tak hanya terjadi dalam satu adegan.

Meski dilakukan berulang, Omar mengaku menggendong Michelle bukan hal yang sulit mengingat tubuh Michelle yang sedikit lebih ringan.

“Adegan itu kan udah beberapa kali bukan cuma tempat tadi aja mungkin di next akan ada lagi (Adegan gendong),” kata Omar.

Enggak dong lihat (Tubuh Michelle kecil), lagian udah nge-gym jadi aman,” sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Michelle mengaku dirinya cukup senang dan merasa enak saat digendong Omar Daniel. Padahal biasanya, pada saat adegan menggendong akan ada sedikit rasa sakit.

“Enak. Biasanya kalau digendong kan takut aduh sakit kejepit atau apa. Ini benar-benar udah pakem dulu ayo kita take,” ucap Michelle.

Serial drama bergenre komedi ini merupakan hasil adaptasi dari cerita novel dan wattpad dengan judul yang sama karya Soraya Nasution. 

Omar Daniel berperan sebagai Dewangga, seorang bos yang miliki sikap tegas, rese, dan perfeksionis. Sedangkan, Michelle Ziudith berperan sebagai April, karyawan yang kerap diganggu oleh Dewangga.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.