Dewi Yull Enggak Nyangka Diajak Main Film Hidayah

AKURAT.CO Aktris senior Dewi Yull turut bermain dalam film bergenre horor berjudul Hidayah.
Berperan sebagai seorang istri ulama, Dewi Yull mengaku tak pernah menyangka mendapatkan peran untuk kembali tampil di layar lebar.
"Aku sangat mengapresiasi. Ternyata aku masih diingat, masih dipercaya," katanya usai Gala Premier Film Hidayah di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2023) malam.
Meski syuting sudah dilakukan sejak Juli 2022, Dewi Yull mengaku antusias untuk kembali menyaksikan dirinya dalam film besutan Monty Tiwa itu.
"Aku tuh enggak pernah nonton film yang aku main. Karena kalau aku sudah bekerja, ya sudah biar orang yang menikmati. Tapi kali ini aku penasaran mau nonton karena ini pertama kali main film horor. Horor religi kalau sebutanku," tuturnya.
"Lucunya aku masih kebawa emosi sampai sekarang. Terakhir aku masih bisa sedih. Menikmati film ini, menakutkan, menyedihkan, mengharukan. Jadi aku terima kasih banget kepada MD, Pak Monty dan semuanya karena sudah mempercayai aku," papar Dewi Yull.
Menurut aktris berusia 61 tahun itu, meski dirinya sempat menyatakan ingin menjadi seorang penyanyi, namun tetap bersyukur dapat berbaur dalam film Hidayah.
"Meskipun aku sudah bilang aku mau jadi penyanyi tapi main film oke karena ini prosesnya dahsyat banget. Luar biasa kekeluargaannya, belajar untuk rendah hati, menyamakan diri dengan semua kru, tidak ada yang jadi primadona," jelasnya.
"Itu yang menyenangkan, jadi sebuah keluarga. Buatku ini kekangenan yang akan aku cari terus saat main film. Film itu kalau dibanding nyanyi, nyanyi adalah pekerjaan dan efeknya terasa sesaat. Kalau filmnya efeknya panjang karena prosesnya juga panjang," kata Dewi Yull.
Selain Dewi Yull, film Hidayah juga diperankan Ajil Ditto, Givina Lukita, Alif Joerg, Unique Priscilla, Khiva Ishak, Joshua Pandelaki, Revaldo, Fanny Ghasani dan masih banyak lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





