Akurat

Ini Sikap Dua Lipa Saat Dituduh Sebagai Holocaust Kedua

| 24 Mei 2021, 20:25 WIB
Ini Sikap Dua Lipa Saat Dituduh Sebagai Holocaust Kedua

AKURAT.CO, Dua Lipa menyerang balik sebuah iklan yang menuding dirinya bersama dengan Bella dan Gigi Hadid, serta Hamas, mendukung Holocaust Kedua karena membela Palestina.

Hal itu berawal dari sebuah iklan di New York Times yang terbit pada Sabtu (22/3). Dalam iklan tersebut terdapat foto Dua Lipa, Gigi Hadid, dan Bella Hadid yang dipajang dan disertakan tulisan seperti "Bella, Gigi, dan Dua, Hamas menyerukan Holocaust kedua. Kutuk mereka sekarang."

Setelah ditelusuri, pemasang iklan tersebut ialah lembaga World Values Network, yang dikepalai oleh Rabbi Shmuley Boteach.

Lembaga itu pernah menyebut mereka sebagai ‘mega-influencer’ yang menuding Israel melalukan pembersihan etnis dan memfitnah Negara Yahudi.

Atas tudingan iklan tersebut, Dua Lipa pun buka suara, dia menyerang balik tudingan World Values Network sebagai sesuatu ‘mengerikan’ dan lembaga yang tak tahu malu.

"Saya benar-benar menolak tuduhan palsu mengerikan, yang diterbitkan hari ini di iklan koran New York Times oleh World Values Network," ujar Dua Lipa lewat Twitter, dikutip pada Senin (24/5).

"Ini adalah harga yang dibayar untuk membela hak manusia Palestina melawan pemerintah Israel, yang tindakannya baik oleh Human Rights Watch maupun kelompok hak asasi manusia Israel B'Tselem dianggap sebagai penganiayaan dan diskriminasi," imbuh Dua Lipa.

Dua lipa menambahkan, dirinya membela Palestina karena semua umat manusia dari berbagai agama memiliki hak untuk hidup damai.

"Saya mengambil sikap ini karena saya percaya bahwa setiap orang, Yahudi, Muslim, dan Kristen, memiliki hak untuk hidup damai sebagai warga negara yang setara, di negara yang mereka (orang beragam) pilih," kata Dua Lipa.

"World Values Network tak malu menggunakan nama saya untuk mengampanyekan hal buruk dengan kebohongan dan kesalahan penafsiran atas siapa saya dan apa yang saya perjuangkan, secara terang-terangann (iklan). Saya berdiri dalam solidaritas dengan semua orang, yang ditindas dan menolak segala bentuk rasisme," imbuh Dua Lipa.[]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.