Inovasi Pertanian Dinilai Penting Untuk Pertanian RI Berkelanjutan
Silvia Nur Fajri | 6 Maret 2024, 15:56 WIB

AKURAT.CO Deputi II Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera menekankan inovasi menjadi langkah besar dalam penguatan sektor pertanian Indonesia.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan pangan dan agribisnis di masa depan.
"Kita perlu memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku bisnis dalam menghadapi perubahan iklim," ujar Dida saat talk show Transisi energi Indonesia bertajuk Diskografi Ekonomi Vo.01: Menuju Transisi Energi Berkelanjutan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Baca Juga: Stabilitasasi Harga Pangan, DGW Group Bantu Ribuan Petani Akses Sarana Pertanian Terjangkau
Kemudian, ia menyatakan komitmennya untuk memperkuat sektor pangan dan agribisnis melalui inovasi, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan.
Ia menegaskan perlunya transformasi menuju praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan guna menghadapi perubahan iklim global.
"Dengan menerapkan teknologi terbaru dan praktik pertanian yang berkelanjutan, kita dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan sambil menjaga kelestarian lingkungan," tambah Dida.
Selanjutnya, ia juga menyoroti pentingnya akses terhadap pangan yang aman dan bergizi bagi semua lapisan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses yang adil dan merata terhadap pangan yang berkualitas," tegas Dida.
Selain itu, ia berharap perlu adanya ikatan yang kuat dengan pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan kebijakan yang mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









