Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva

AKURAT.CO, Andai Manchester City tak melakukan manipulasi keuangan, klub Liga Primer Inggris itu mungkin belum tentu bisa membeli Sergio Aguero, David Silva, dan Kevin De Bruyne.
BBC mengindikasikan asumsi ini dengan merilis temuan panel independen tentang selisih penerimaan sponsor yang sesungguhnya dengan jumlah yang dibayarkan oleh Manchester City untuk membeli pemain dalam periode 2009-2018.
Dalam periode 2009-2018 di mana Manchester City dinyatakan bersalah melakukan 114 pelanggaran finansial Liga Primer Ingggris, klub tersebut sudah membelanjakan 1,2 miliar Poundsterling atau sekira Rp28,455 triliun.
Jumlah tersebut mendatangkan pemain-pemain seperti Carlos Tevez, Yaya Toure, Aguero, Samir Nasiro, De Bruyne, Silva, dan Gabriel Jesus.
Baca Juga: Manchester City Bersalah di 114 Pelanggaran, Ini Reaksi Noel Gallagher
Dari jumlah tersebut, panel independen mendapati bahwa pemasukan sponsor yang sebenarnya dibayarkan melalui dana milik pemilik City bernilai 830,69 juta Poundsterling atau sekitar Rp19,697 triliun.
Angka tersebut setara sekitar 70 persen dari jumlah total transfer The Citizens dalam periode 2009-2018.
“Sebutlah potong setengah, dan mungkin mereka hanya bisa membawa setengah dari jumlah pemain-pemain itu. Atau jumlahnya sama, tetapi kualitasnya jauh berkurang,” tulis BBC.
“Yang berpotensi tidak ada Aguero, David Silva, Yaya Toure, Kevin De Bruyne, atau paling tidak berkurangnya secara signifikan jumlah atau kemampuan para pemain glamor yang menjadi kunci dalam mesin pemenang trofi.”
Untuk jumlah pemasukan sponsor, selisihnya lebih mencengangkan lagi. City melaporkan kepada otoritas Liga Primer bahwa mereka menerima sponsor sebanyak 949,94 juta Poundsterling (sekitar Rp22,525 triliun) pada periode 2009-2018.
Padahal, jumlah sponsor sesungguhnya hanya 119,25 juta Poundsterling atau sekitar Rp2,827 triliun. Adapun jumlah sponsor yang disuntikkan dari kantung pemilik klub adalah senilai 830,69 juta Poundsterling atau sekitar Rp19,69 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9Harmonisasi Pendidikan dan Industri, Cara Cermat TBIG Merawat Jaringan Telekomunikasi dan Asa Anak Bangsa
- 10KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN







