Akurat Logo

Gibran Ingin Perkuat Pertahanan Siber, dan Hidupkan Ekonomi Kerakyatan Digital

Atikah Umiyani | 23 Desember 2023, 08:30 WIB
Gibran Ingin Perkuat Pertahanan Siber, dan Hidupkan Ekonomi Kerakyatan Digital

AKURAT.CO Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menaruh perhatian serius pada persoalan kejahatan siber atau cyber crime. Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-berhati dan waspada.

Gibran mengatakan, dirinya bersama capres Prabowo Subianto akan mengambil langkah solutif untuk mengatasi kejahatan siber. Ia mengaku akan memperkuat lagi keamanan dan pertahanan secara digital.
 
Hal itu disampaikan Gibran menanggapi pertanyaan dari cawapres nomer urut 1, Muhaimin Iskandar terkait dengan upaya menghadapi pinjaman online (pinjol), ekonomi kerakyatan digital, dan pencurian data di Indonesia.
 
 
“Selain pinjol, dan judi online, kita harus hati-hati terhadap pencurian data, untuk itu harus kita kuatkan cyber security (keamanan siber) dan cyber defence (pertahanan siber),” kata Gibran dalam debat cawapres di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/2023).
 
Penguatan pertahanan dan keamanan di bidang siber ini sejalan dengan apa yang menjadi cita-cita Prabowo-Gibran. Saat memaparkan visi misi, Gibran menyebut juga ingin ada hilirisasi di sektor digital.
 
“Komitmen kami untuk melanjutkan program hilirisasi, tidak hanya terbatas pada sektor tambang, melainkan juga akan memperluasnya ke sektor pertanian, perikanan, digital, dan berbagai sektor lainnya," ujar Gibran.
 
 
Selain itu, Gibran juga berkomitmen untuk melanjutkan penyebaran pembangunan di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa ke depannya, pembangunan tidak lagi terpusat di Jawa, melainkan akan merata ke seluruh wilayah Indonesia.
 
Gibran juga mengaku akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM yang berbasis digital. Ia percaya agenda yang dia tawarkan berpotensi menciptakan hingga 19 juta lapangan pekerjaan baru.
 
"Dari total 64 juta UMKM yang memberikan kontribusi sebesar 61 persen terhadap PDB kita. Dengan memenuhi empat langkah ini, diharapkan dengan izin Allah, akan tercipta 19 juta lapangan pekerjaan baru," pungkasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.