Tekan Emisi, Pupuk Indonesia Gandeng Tripatra Perbarui Pabrik Amonia-2

AKURAT.CO Anak usaha Grup Indika, PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra) digandeng PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan yang lebih efisien dalam konsumsi energi sehingga dapat meningkatkan daya saing proses produksi pupuk nasional.
Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak Engineering, Procurement dan Construction (EPC) proyek Revamping atau Pembaruan Pabrik Amonia-2, yang merupakan pabrik tertua PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang telah beroperasi sejak 1984 baru-baru ini.
President Director & CEO Tripatra, Raymond Naldi Rasfuldi mengatakan pihaknya merasa terhormat dapat diberikan kesempatan untuk bisa mendukung Pupuk Kaltim dalam memperbaiki dan meningkatkan fasilitas yang sudah ada agar tetap kompetitif dan berkontribusi dalam menurunkan emisi guna mendukung komitmen Indonesia menuju net zero emissions tahun 2060.
Baca Juga: Menginjak Usia 50 Tahun, Tripatra Luncurkan Logo Baru
"Untuk itu, kami akan berkomitmen untuk memberikan solusi rekayasa teknik terbaik agar proyek ini dapat berjalan sesuai dengan perencanaan," kata Raymond dikutip Rabu (15/11/2023).
Dalam proyek Pembaruan Pabrik Amonia-2, ada dua hal yang menjadi fokus Tripatra. Pertama, keamanan dan keselamatan untuk memastikan semua yang berpartisipasi di proyek ini bisa terjamin keselamatannya.
Kedua, memastikan bisnis objektif dari Pupuk Kaltim dan juga Pupuk Indonesia bisa tercapai, terutama dari sisi efisiensi energi dan juga optimalisasi emisi yang ada di pabrik Pabrik Amonia-2.
Selain meningkatkan efisiensi produksi, proyek pembaruan pabrik juga ditargetkan dapat mengurangi konsumsi gas yang berdampak pada penurunan emisi CO2.
Melalui proyek pembaruan ini, diharapkan Pupuk Kaltim nantinya dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 4 MMBtu/ton amonia, sehingga turut menekan emisi CO2 setara dengan penurunan emisi sebesar 110.000 ton CO2 ekuivalen per tahun.
Di usia ke-50 pada tahun 2023 ini, Tripatra terus bertransformasi dan beradaptasi untuk menyediakan berbagai solusi berbasis rekayasa teknik, salah satunya menghadirkan unit bisnis baru yang khusus untuk aset solusi.
Unit bisnis aset solusi ini berfokus untuk mendukung klien kami yang mempunyai aset agar bisa membantu mereka dalam hal menyediakan solusi baik dari sisi operasi, pengembangan, brownfield modification dan expansion, proses improvement, maupun decommissioning nantinya apabila diperlukan, dengan target untuk bisa melakukan efisiensi energi dan juga memitigasi atau mengoptimasi emisi yang ada di industri.
Kepercayaan yang diberikan kepada Tripatra sebagai kontraktor EPC untuk memimpin proyek revamping Pabrik 2 Pupuk Kaltim ini diharapkan bisa memberikan dukungan penting bagi Pupuk Kaltim untuk menerapkan strategi operasional berstandar tinggi.
"Kami berharap, proyek revamping pabrik tertua yang beroperasi di Pupuk Kaltim sejak 1984 ini bisa diselesaikan tepat waktu," ujar Raymond.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9DPR Ajak Masyarakat Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan









