VSAT Dan Cloud Solusi Optimalkan Transformasi Mutu Layanan BPJS Kesehatan

AKURAT.CO Transformasi mutu layanan yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan dan proses administratif mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas sistem IT.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan bahwa transformasi mutu layanan difokuskan untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat dan setara bagi setiap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Simplifikasi yang dimaksud di antaranya penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas, alur layanan rujukan yang efisien, dan digitalisasi pelayanan serta pengklaiman,” ujarnya dikutip Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Jatis Mobile Gandeng Tencent Tingkatkan Layanan Cloud
Ghufron menjelaskan salah satu langkah yang telah diambil pihaknya yakni peningkatan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah belum tersedia fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat (DBTFMS).
Bukan berarti tanpa tantangan, upaya pemerataan layanan kesehatan yang dilakukan BPJS Kesehatan perlu diimbangi oleh akses internet andal, mengingat sasarannya merupakan masyarakat yang berada di daerah terpencil.
Chief Enterprise Business Officer PT Link Net Tbk Agung Satya Wiguna menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi Very Small Aperture Terminal (VSAT) dapat menjadi salah satu solusi kesuksesan program transformasi mutu layanan BPJS Kesehatan.
VSAT sendiri merupakan teknologi komunikasi satelit yang memungkinkan akses internet dan komunikasi data di lokasi terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel atau jaringan terestrial.
“Seperti diketahui, program ini menyasar wilayah terpencil, di mana pelayanan secara digital juga wajib dijalankan. Oleh karena itu akses komunikasi dengan satelit sangat dibutuhkan karena kurangnya infrastruktur kabel di daerah terpencil,” tutur dia.
Selain itu, Agung juga menyampaikan pentingnya peran cloud computing untuk mengoptimalkan proses integrasi data masyarakat secara digital dalam program transformasi mutu layanan BPJS Kesehatan.
Menurut Agung, teknologi cloud computing dapat memudahkan penyimpanan data, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional. Dengan begitu diharapkan program tersebut dapat berjalan dengan optimal.
“VSAT serta cloud computing adalah layanan kami yang dapat mendukung aktivitas di daerah terpencil dengan memanfaatkan sistem IT. Dua layanan tersebut dapat mengoptimalkan program-program seperti transformasi mutu layanan dan yang serupa,” tutup Agung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







