Lion Air Digandeng Saudi Tourism Authority Kampanye Wisata Rethink Summer Saudi

AKURAT.CO Saudi Tourism Authority atau Otoritas Pariwisata Saudi (STA) menggandeng Lion Air meluncurkan kampanye wisata terbaru "Rethink Summer" Saudi.
President of APAC Markets at Saudi Tourism Authority, Alhasan Aldabbagh, mengatakan kolaborasi ini bertujuan untuk menginspirasi para pelancong Indonesia dan mempromosikan Saudi sebagai spot destinasi musim panas yang unik dan menarik seperti pegunungan indah di Taif, pantai-pantai yang mempesona di Jeddah, hingga pemandangan awan dari ketinggian di Aseer.
Menurut Alhasan, Saudi menawarkan beragam aktivitas liburan musim panas yang layak dipertimbangkan wisatawan seperti berkuda di Pusat Equestrian Al Jazeera, bahari (perjalanan perahu dan menyelam) di Jeddah, menjelajahi desa Muftaha, Al Souda, sebuah taman pegunungan, danau Waduk Abha serta desa bersejarah Rijal Al Maa di Abha, menikmati panorama Pegunungan Al Hada termasuk mengunjungi "Kota Mawar". Untuk wisata alam lainnya, tersedia pilihan terbaik yaitu naik kereta gantung dari Al Hada, keunggulannya bisa melihat pegunungan yang megah dari ketinggian.
"Musim panas ini, kami akan memiliki acara hiburan yang istimewa untuk semua orang. Peran penting adalah mendukung mitra kami seperti Lion Air untuk terus memperkenalkan model liburan dalam memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang belum terungkap serta menggali potensi yang luar biasa dari beragam objek wisata. Saat ini kami sangat optimis bisa mencapai tujuan spektakular dengan menyambut 100 juta kunjungan pada 2030," kata Alhasan Rabu (7/6/2023).
Ditambahkan, Indonesia sebagai pasar utama yang penting. Saudi senantiasa memperkuat hubungan baik dengan mitra dan bekerjasama para pihak lokal dalam upaya memastikan pengalaman perjalanan wisata sesuai dan menarik bagi target pasar asal Indonesia.
Saudi siap mencapai tonggak bersejarah tahun ini dengan berbagai langkah penting seperti pembukaan tiga resor pertama di Laut Merah yang merupakan pengembangan pariwisata mewah yang berfokus pada regenerasi konsep destinasi di dunia, pulau Sindalah yang menjadi tujuan tak tertandingi di NEOM serta Diriyah, kota berumur 300 tahun yang terkenal karena bangunan berlumpur, sebagai asal usul Saudi. Destinasi ini telah mencapai kunjungan satu juta wisatawan sejak dibukanya pada November tahun lalu.
"Kampanye 'Rethink Summer' ini untuk mempopularkan keberagaman yang menawan dari Saudi kepada dunia, mulai dari pegunungan hijau yang sejuk hingga pantai Laut Merah dan Teluk Arab," tambah Alhasan.
Group Commercial Director of Lion, Achmad Hasan, mengatakan kemitraan strategis dari Lion Air akan meningkatkan potensi perjalanan wisata internasional dari berbagai kota asal di Indonesia ke Saudi.
"Indonesia memiliki populasi Muslim terbanyak di dunia dan melalui kerjasama ini, kami akan menciptakan dan mempertahankan permintaan perjalanan ke Saudi, terutama menjalankan ibadah. Kolaborasi ini sebagai langkah terbaik dalam memperkuat hubungan bilateral bagi Saudi dan Indonesia serta maskapai. Lion Air sangat yakin akan mencapai tujuan dari Kampanye Rethink Summer ini," kata Achmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





