Waspada Ramai Penipuan Lowongan Kerja PLN, Begini Cara Ngecek Loker Aslinya!

AKURAT.CO, PT PLN (Persero) menghimbau kepada para pelamar lowongan kerja PLN untuk berhati-hati dengan adanya penipuan rekrutmen karyawan yang mengatasnamakan perusahaan.
Vice President Komunikasi Korporat PLN, Georgorius Adi Trianto mengatakan pihaknya tidak melakukan koresponden terkait lowongan kerja dan tidak memungut biaya apapun kepada para rekrutmen.
Ia menjelaskan tidak ada sistem refund atau penggantian biaya transportasi dan akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan seleksi.
“ Untuk rekrutmen, kami tegaskan PLN tidak memungut biaya apapun kepada para rekrutmen ataupun calon pegawai,” ucap Vice President Komunikasi Korporat PLN, Georgorius Adi Trianto dalam keterangan resmi, Kamis (7/7/2022).
Ia pun menerangkan dalam menjaring tenaga kerja unggul baru, PLN hanya merekrut pegawai melalui situs resmi perseroan yaitu https://rekrutmen.pln.co.id/. Melalui website ini, para pencari kerja dapat melihat informasi tentang lowongan kerja yang dibuka serta pengumuman hasil seleksi calon pegawai PLN.
Pelamar cukup masuk ke website PLN dan mendaftar sebagai anggota dengan menyiapkan soft copy KTP, foto, ijazah, transkrip akademik, akte kelahiran dan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL prediction, TOEIC dan IELTS).
“ Selain di web rekrutmen.pln.co.id semua lowongan ataupun panggilan untuk seleksi tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi silahkan buka web tersebut untuk info rekrutmen,” tegas Gregorius.
Lebih lanjut ia menambahkan, jika ada pengumuman perihal rekrutmen PLN maka peserta akan diinformasikan melalui email rekrutmen@pln.co.id .
“Informasi tersebut hanya bisa dilihat secara pribadi melalui menu PENGUMUMAN TES setelah peserta login menggunakan akun yang dimiliki masing-masing peserta,” pungkas Gregorius.
Selain rekrutmen yang dilakukan secara mandiri oleh PLN, PLN juga ikut serta dalam rekrutmen bersama BUMN. Untuk rekrutmen bersama BUMN, informasi disampaikan melalui situs web rekrutmen.pln.co.id dan juga rekrutmenbersama.fhcibumn.id.
Sekadar informasi, sebelumnya PT PLN (Persero) resmi mendapatkan persetujuan suntikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp10 triliun pada 2023 dari Komisi VI DPR RI. Kucuran dana PMN ini salah satunya akan digunakan PLN untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan di daerah-daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T).
Direktur Utama PT PLN Persero Darmawan Prasodjo bersyukur pengajuan PMN untuk mendanai proyek infrastruktur kelistrikan disetujui Komisi VI DPR RI.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





