Akurat Logo

Komitmen BP Tangguh Ciptakan Pekerja Lokal Siap Pakai

Khaerul S | 24 Juli 2018, 12:00 WIB
Komitmen BP Tangguh Ciptakan Pekerja Lokal Siap Pakai

AKURAT.CO, Head of Country BP Indonesia, Dharmawan Samsu menjelaskan bahwa sebagai salah satu perusahaan kontraktor yang melakukan eksplorasi gas di tanah Papua. Pihaknya ingin memberikan manfaat lebih terhadap warga lokal. 

Dan yang menjadi pilihan adalah menciptakan tenaga kerja-tenaga kerja handal yang berasal dari putra-putri Papua. Hal ini dipilih untuk menyerap angkatan kerja sebanyak-banyaknya dari penduduk lokal. Sebagai upaya mengurangi kemiskinan dan angka pengangguran di wilayah itu.

Dharmawan mengatakan sedikitnya ada tiga langkah khusus yang dilakukan BP Indonesia dalam menciptakan tenaga kerja siap pakai itu. Antara lain dengan memperbanyak anak-anak Papua yang lulusan SMK, bekerja sama dengan pemerintah daerah menyiapkan balai-balai pelatihan.

"Jadi kita punya 3 sumbu ya untuk menciptakan tenaga kerja baru, sumbu pertama ya bagaimana kita memperbanyak orang Papua yang lulusan SMK. dan kita siapkan pelatihan-pelatihab yang sudah ada di BP Tangguh sendiri. Kita Kerja sama dengsn provinsi," ungkap Dharmawan ditemui di Bintuni Senin (23/7).

Selain itu langkah yang diambil untuk memperbanyak pekerja dari penduduk lokal adalah dengan mewajibkan kontraktor perusahaan lain yang melakukan joint dengan BP Tangguh untuk menjalankan program Papuan Development Program. Sehingga perusahaan yang bekerja sama dengan BP Tangguh ikut bertangung jawab membuka pasar kerja bagi penduduk lokal.

"Kerja sama dengan kontraktor jadi kontraktor yang bekerjasama dengan kami kami wajibkan untuk di dalam tendernya kami punya Papuan Development Program itu harus ada orang Papuanya kita targetkan sesuai amdal yaitu mencapai 85% ditahun 2029," katanya.

Dharmawan menambahkan bahwa pelatihan yang dibwrikan akan dititik beratkan pada bidang vocational tanpa melihat kemampuan akademis

Vocational itu lebih ke keterampilan yang kedua dalam merekrut orang itu tidak hanya melihat kemampuan akademis tapi skil-skil profesionalnya. Saya percaya bahwa kita bisa membina pekerja profesional tanpa melihat kemampuan akademik nya," pungkas dia.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A