Akurat Logo

Aprindo Gelar Hari Ritel Nasional 2026, Produk UMKM Didorong Masuk Pasar Global

Saeful Anwar | 2 November 2026, 16:51 WIB
Aprindo Gelar Hari Ritel Nasional 2026, Produk UMKM Didorong Masuk Pasar Global
Kick-Off Hari Ritel Nasional (HRN) 2026 di Amanda Supermarket, Cihampelas Walk (Ciwalk), Bandung, Senin (2/11/2026).

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mendorong produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah masuk jaringan ritel nasional untuk memperluas pasar hingga ke luar negeri.

Upaya tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan industri ritel.

Budi menyampaikan hal itu saat membuka Kick-Off Hari Ritel Nasional (HRN) 2026 di Amanda Supermarket, Cihampelas Walk (Ciwalk), Bandung, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang digelar Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) tersebut mengusung tema “Ritel Indonesia Maju: Menguatkan Produk Bermutu, Menggerakkan Ekonomi Indonesia”.

“Kami memiliki program Lokal untuk Global yang dikolaborasikan dengan sektor ritel. Produk-produk UMKM yang sudah berhasil masuk ke jaringan ritel nasional perlu kita dorong lebih jauh agar bisa menembus pasar ekspor. Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dan siap melakukan MoU dengan Aprindo dalam mendorong ekspansi produk UMKM,” ujar Budi.

Menurut Budi, program Lokal untuk Global juga terus digaungkan melalui Trade Expo Indonesia.

Dia menyebut penyelenggaraan pameran tersebut menunjukkan peningkatan pertumbuhan dan jumlah pembeli dari luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, Budi juga berdialog secara daring dengan pelaku ritel dan UMKM dari Bangka Belitung, Papua, Manado, dan Medan.

Dialog itu menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi serta pengalaman pelaku usaha dalam membangun kemitraan dengan ritel modern.

Para pelaku UMKM mengapresiasi kesempatan memasarkan produk melalui jaringan ritel modern.

Mereka berharap proses kemitraan dan akses ke pasar ritel semakin mudah sehingga lebih banyak produk lokal dapat berkembang.

Ketua Umum DPP Aprindo, Solihin, mengatakan, Hari Ritel Nasional bukan sekadar perayaan industri ritel, melainkan momentum untuk memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional.

“Industri ritel memiliki peran strategis dalam menghubungkan produsen, UMKM, petani, pemasok, hingga konsumen. Karena itu, kemajuan ritel harus memberikan dampak nyata bagi seluruh ekosistem, termasuk membuka kesempatan lebih luas bagi produk-produk lokal untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih besar,” ujar Solihin.

Saat ini, Aprindo merepresentasikan lebih dari 200 perusahaan ritel dengan jaringan 34 Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan lebih dari 163 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di seluruh Indonesia.

Jaringan tersebut menjadi salah satu modal untuk memperluas distribusi dan pemasaran produk dalam negeri melalui ritel modern.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik penyelenggaraan HRN 2026 di wilayahnya.

Menurut dia, industri ritel berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Farhan menyebut Kota Bandung masih menghadapi tantangan ketenagakerjaan dengan sekitar 90 ribu pengangguran terbuka.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Bandung masih berada di bawah 6 persen, sementara pada 2019 pernah mencapai lebih dari 7 persen.

“Kota Bandung membutuhkan sektor ritel yang terus tumbuh. Kita ingin wisatawan yang datang ke Bandung tidak hanya berkunjung, tetapi juga berbelanja. Dengan semakin berkembangnya aktivitas perdagangan, kita berharap investasi semakin banyak masuk dan sektor ritel dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kota,” ujar Farhan.

Dia berharap pertumbuhan industri ritel dapat memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran, dan mendukung pengentasan kemiskinan di Kota Bandung.

Sementara itu, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Donny Purnomo menekankan pentingnya peningkatan mutu produk untuk mendukung kemajuan industri ritel.

Menurut Donny, perkembangan ritel dapat membuka peluang pasar lebih besar bagi produk dalam negeri. Sebaliknya, ketersediaan produk bermutu akan memperkuat kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing pelaku usaha.

“Apabila keduanya berjalan beriringan, sektor ritel dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Donny.

Baca Juga: Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.