Akurat Logo

LSP Bisdi Perkuat Ekosistem Digital Indonesia Lewat Tiga Skema Sertifikasi Unggulan

Yosi Winosa | 6 Oktober 2026, 08:10 WIB
LSP Bisdi Perkuat Ekosistem Digital Indonesia Lewat Tiga Skema Sertifikasi Unggulan
Ketua LSP Bisdi, Dr. Ferry Hermansyah

AKURAT.CO Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bisdi menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui tiga skema sertifikasi utama: Bisnis Intelijen, Transformasi Digital, dan AI Digital Marketing.

Ketiga skema ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjawab kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di era ekonomi digital, bisnis digital, dan perbankan digital.

Ketua LSP Bisdi, Dr. Ferry Hermansyah menyatakan bahwa ketiga skema tersebut dirancang untuk menjawab tantangan industri yang semakin kompleks dan berbasis teknologi.

Baca Juga: Kemenperin Pacu Implementasi TKDN melalui Sertifikasi Profesi Verifikator

"Kami melihat kebutuhan SDM digital tidak lagi sekadar bisa menggunakan teknologi, tetapi mampu berpikir strategis, bertransformasi, dan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pertumbuhan bisnis. Tiga skema kami hadir tepat di titik itu," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (6/10/2026).

Dorong Ekonomi Digital

Pada sektor ekonomi digital, skema Bisnis Intelijen berperan menghasilkan tenaga ahli yang mampu memetakan pasar, tren konsumen, dan lanskap kompetitor secara real-time. Kehadiran SDM ini mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, mulai dari UMKM hingga korporasi.

Sementara skema Transformasi Digital mempercepat digitalisasi sektor ekonomi tradisional seperti ritel, pertanian, dan manufaktur. Hal ini diyakini meningkatkan produktivitas nasional serta daya saing ekspor digital Indonesia.

Adapun skema AI Digital Marketing membantu UMKM dan brand lokal melakukan pemasaran secara lebih efisien melalui otomasi dan personalisasi berbasis kecerdasan buatan, sekaligus membuka peluang ekspor produk digital ke pasar global.

Perkuat Daya Saing Bisnis Digital

Bagi dunia usaha, ketiga skema ini menawarkan manfaat yang saling melengkapi. Bisnis Intelijen memungkinkan perusahaan mengambil keputusan strategis—seperti ekspansi, penetapan harga, dan pengembangan produk—berbasis intelijen kompetitif yang valid.

Transformasi Digital membantu bisnis bertransformasi secara terstruktur, bukan sekadar mengikuti tren, melalui efisiensi operasional dan peningkatan pengalaman pelanggan.

Sedangkan AI Digital Marketing membuat pemasaran menjadi lebih presisi, menekan biaya akuisisi pelanggan, dan meningkatkan nilai pelanggan jangka panjang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.