Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu, Ini Penyebabnya

AKURAT.CO Harga cabai rawit merah kembali mengalami kenaikan. Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso mengatakan, kondisi cuaca panas pada musim kemarau dan fenomena El Nino menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga cabai di tingkat nasional.
Budi mengatakan harga rata-rata cabai rawit secara nasional kini berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Pemerintah telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak untuk mengetahui penyebab kenaikan harga komoditas tersebut.
“Ya jadi kalau kita lihat harga rata-rata nasional kan Rp70 ribu. Kami sudah komunikasi, memang (faktor kenaikan harga) karena musim (cuaca) panas ini,” kata Budi di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Harga Sembako Hari Ini 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Tembus Rp60 Ribu Per Kg!
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai rawit merah. Sejumlah jenis cabai lainnya juga tercatat mengalami peningkatan harga.
Harga cabai merah keriting tercatat Rp55.996 per kilogram, naik 0,09% dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp74.435 per kilogram atau meningkat 0,56%.
Adapun harga cabai merah besar berada di level Rp48.202 per kilogram, naik 0,09% dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan harga tersebut terjadi ketika sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada September 2026 mencatat 80,7% wilayah Indonesia atau 564 Zona Musim (ZOM) masih mengalami musim kemarau.
Baca Juga: Daftar Harga Pangan Nasional Agustus 2026: Cabai Rawit Hampir Rp60 Ribu!
BMKG juga menyatakan El Nino saat ini berada dalam kategori sangat kuat. Pada 22 September 2026, BMKG mencatat indeks ENSO periode Juli-Agustus-September (JAS) sebesar +2,63 yang mengindikasikan El Nino sangat kuat.
Kondisi tersebut turut berdampak pada berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









