Merdeka Gold Resources Cetak Pendapatan 369 Kali Lipat di Semester I

AKURAT.CO PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat perbaikan kinerja keuangan pada semester I-2026, seiring meningkatnya kontribusi Tambang Emas Pani setelah mulai berproduksi secara komersial pada kuartal I-2026.
EMAS berhasil mencatatkan lonjakan pendapatan sekitar 369 kali lipat dengan EBITDA sebesar USD17 juta. Sepanjang semester I-2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD30,9 juta, meningkat sekitar 369 kali lipat year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar USD83.786.
Bila dibandingkan secara kuartalan (qoq) maka terdapat kenaikan pendapatan sebesar 11 kali lipat dari USD2,6 juta pada kuartal I 2026. Tren pertumbuhan kinerja Perseroan didorong oleh peningkatan operasional penambangan, pengolahan, dan volume penjualan emas.
Baca Juga: Panen di Tambang Emas Pani, Merdeka Gold Resources Kebut Fasilitas CIL 12 Mtpa
“Kinerja ini menunjukkan bahwa ramp-up Pani pada kuartal II 2026 berjalan sesuai target, didukung peningkatan produksi dan volume penjualan. Fokus kami tetap pada percepatan produksi, peningkatan kinerja operasional, serta eksekusi fase pertumbuhan Pani berikutnya secara disiplin,” kata Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke P. Abidin dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Sebagai informasi, produksi EMAS meningkat lebih dari delapan kali lipat secara kuartalan menjadi 15.594 ounce pada kuartal II-2026.
Dengan capaian tersebut, total produksi emas pada semester I-2026 mencapai 17.412 ounce. Selain itu, penjualan EMAS juga naik tajam menjadi 6.439 ounce pada kuartal II-2026 darib516 ounce pada kuartal sebelumnya.
Peningkatan volume penjualan turut memperkuat kinerja operasional Perseroan. EMAS mencatat margin laba kotor sebesar 44% dan EBITDA sebesar USD17,0 juta pada semesterI-2026.
Kendati demikian, Perseroan berusaha meningkatkan kinerja dengan mempersiapkan fase pertumbuhan berikutnya di Tambang Emas Pani. Salah satunya, melalui pengembangan proyek Carbon-in-Leach (“CIL”).
Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengolahan jangka panjang Tambang Emas Pani secara signifikan sekaligus mendukung peningkatan perolehan emas.
Konstruksi CIL pad untuk tangki CIL dan pre-leach thickener telah selesai pada akhir Juni 2026, sementara keseluruhan CIL pad ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026.
Fasilitas CIL tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 dan akan mendukung tahap pertumbuhan produksi jangka panjang Tambang Emas Pani.
Baca Juga: Merdeka Gold Mulai Deep Drilling 3.600 Meter di Tambang Emas Pani
Dengan peningkatan produksi (ramp-up) Tambang Emas Pani yang mulai terlihat pada kinerja semester I, EMAS memasuki semester II 2026 dengan momentum operasional yang lebih kuat.
Produksi diperkirakan meningkat signifikan seiring kenaikan laju penambangan, volume stacking, dan perolehan emas, yang diharapkan mendukung volume penjualan serta kinerja operasional Perseroan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









