Akurat Logo

35 Tahun Mengabdi, Karyawan PTPN IV PalmCo Dapat Penghargaan

Esha Tri Wahyuni | 27 Agustus 2026, 13:20 WIB
35 Tahun Mengabdi, Karyawan PTPN IV PalmCo Dapat Penghargaan
PTPN IV PalmCo memberikan penghargaan masa kerja kepada 3.856 karyawan. Sebanyak 1.740 pekerja menerima apresiasi untuk masa bakti 30 tahun. - Dok. PTPN IV

AKURAT.CO Subholding Perkebunan PTPN IV PalmCo memberikan penghargaan masa kerja atau Yubileum kepada 3.856 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia.

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Agustus 2026.

Penghargaan diberikan kepada karyawan berdasarkan masa bakti, mulai dari 20 tahun, 25 tahun, 30 tahun, hingga 35 tahun.

Berdasarkan data internal perseroan, penerima penghargaan terbanyak berasal dari kategori masa kerja 30 tahun dengan jumlah 1.740 karyawan. Kemudian, sebanyak 1.665 karyawan menerima penghargaan untuk masa bakti 25 tahun.

Baca Juga: PTPN IV PalmCo Salurkan 1.500 Bibit Nanas ke Warga Jambi

Sementara itu, penghargaan untuk masa kerja 20 tahun diberikan kepada 253 karyawan. Adapun 198 karyawan lainnya menerima penghargaan atas masa bakti selama 35 tahun.

Dari sisi wilayah kerja, Regional III Riau menjadi wilayah dengan jumlah penerima penghargaan terbanyak, yakni 1.239 karyawan.

Kemudian disusul Regional II Sumatera Utara sebanyak 925 karyawan, Regional I Sumatera Utara 813 karyawan, Regional V Kalimantan 491 karyawan, dan Regional IV Jambi sebanyak 388 karyawan.

Direktur Utama PTPN IV, Jatmiko K. Santosa, mengatakan penghargaan masa kerja merupakan bentuk pemenuhan hak sekaligus apresiasi perusahaan terhadap loyalitas karyawan.

Menurut dia, keberadaan pekerja senior juga memiliki peran dalam menjaga stabilitas operasional perusahaan, terutama di tengah proses konsolidasi dan integrasi bisnis PTPN.

"Penggabungan entitas dan integrasi tata kelola dalam beberapa tahun terakhir tentu membawa dinamika tersendiri. Namun, keberadaan 3.856 pekerja yang hari ini menerima penghargaan menjadi bukti bahwa stabilitas di kebun dan pabrik tetap terjaga," kata Jatmiko dalam keterangan tertulis.

Dia mengatakan industri kelapa sawit menghadapi dinamika yang terus berubah. Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menyesuaikan teknologi dan manajemen, sekaligus tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja.

"Apresiasi ini bukan hanya rutinitas seremoni tahunan. Di tengah transformasi bisnis dan target produktivitas nasional, jaminan atas hak-hak pekerja serta apresiasi atas loyalitas menjadi variabel penting untuk menjaga produktivitas berkelanjutan," ujarnya.

Jatmiko menambahkan perusahaan juga berupaya menjaga iklim kerja yang kondusif di seluruh unit operasional.

Menurutnya, pengalaman pekerja senior menjadi salah satu modal penting untuk proses transfer pengetahuan kepada generasi pekerja yang lebih muda.

"Tantangan industri ke depan adalah bagaimana mengombinasikan pengalaman lapangan dari karyawan senior dengan inovasi digital yang dibawa oleh generasi baru. Sinergi ini yang kami dorong di seluruh unit kerja," katanya.

Salah satu penerima penghargaan dengan masa bakti terlama adalah Marihot Tambunan. Dia merupakan satu dari 43 pekerja di Regional V yang menerima penghargaan atas pengabdian selama 35 tahun.

Marihot mengawali karier sebagai Krani Teknik pada akhir dekade 1980-an di Kebun Tajati, Kalimantan Timur. Saat itu, kebun tersebut masih berada di bawah PT Perkebunan VI (PTP VI).

Dalam perjalanan kariernya, Marihot turut melewati sejumlah perubahan struktur perusahaan, mulai dari PTP VI, kemudian PTPN XIII, hingga akhirnya bergabung dengan PTPN IV Regional V setelah pembentukan subholding PalmCo.

"Saya mulai bekerja di Kebun Tajati saat fasilitas dan aksesibilitas wilayah operasional di Kalimantan Timur masih sangat terbatas. Menjalani masa kerja selama 35 tahun membuat saya menyaksikan langsung berbagai fase perubahan organisasi," ujar Marihot.

Menurut Marihot, perubahan struktur perusahaan membuat pekerja di lapangan harus terus beradaptasi dengan sistem administrasi dan standar operasional yang berbeda.

"Setiap pergantian struktur tentu ada penyesuaian. Kuncinya di lapangan adalah fokus pada tugas dan menjaga komunikasi antarpekerja. Dari zaman PTP VI hingga PalmCo saat ini, prinsip kerja di perkebunan tetap sama: kedisiplinan dan menjaga kondisi tanaman," tuturnya.

Baca Juga: PTPN IV PalmCo Dorong Harmonisasi Operasional di Sumbar

Dia menilai penghargaan masa kerja yang diterimanya menjadi bentuk pengakuan atas pengabdian selama puluhan tahun.

"Bagi kami di lapangan, pengakuan atas masa kerja ini tentu memberikan rasa dihargai. Harapan saya, koordinasi antara manajemen dan pekerja di unit kebun dapat terus ditingkatkan agar operasional perusahaan semakin solid," kata Marihot.

PTPN IV memberikan penghargaan Yubileum dalam bentuk sertifikat dan dana penghargaan masa kerja yang disesuaikan dengan jenjang masa bakti karyawan.

Pemberian penghargaan dilakukan di berbagai unit kebun dan pabrik pengolahan kelapa sawit yang berada di wilayah operasional perusahaan setelah rangkaian upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Di tingkat regional, penyerahan penghargaan dipimpin oleh masing-masing Region Head dan manajer unit. Langkah tersebut dilakukan agar pemberian penghargaan dapat menjangkau karyawan yang bekerja di berbagai wilayah operasional perusahaan.

Dengan jumlah tenaga kerja yang mencapai puluhan ribu orang, manajemen PTPN IV menilai pemberian penghargaan masa kerja juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan industrial antara perusahaan dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN).

Perusahaan berharap hubungan yang terjaga antara manajemen dan pekerja dapat mendukung kelancaran operasional sekaligus keberlanjutan bisnis perkebunan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.