Akurat Logo

INKA EKspor 120 Gerbong Kereta ke Selandia Baru, Pesanan UGL Tembus 250 Unit

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 24 Agustus 2026, 11:26 WIB
INKA EKspor 120 Gerbong Kereta ke Selandia Baru, Pesanan UGL Tembus 250 Unit
Gerbong kereta INKA diekspor ke Selandia Baru

AKURAT.CO PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali mengirimkan 120 unit Container Flat Top Wagon 40 foot ke Selandia Baru. 

Pengiriman ini merupakan realisasi pesanan 340 unit dari UGL, perusahaan asal Australia. Pengiriman berangkat dari Terminal Jamrud Nilam Mirah dan Teluk Lamong, Surabaya, yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal. 

Realisasi pengiriman dalam pesanan ini kini mencapai 250 unit, atau sekitar 73,5% dari total keseluruhan. Total pesanan 340 unit tersebut sendiri terdiri dari 290 unit Container Flat Top Wagon 40 foot dan 50 unit Container Flat Top Wagon 50 foot. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Usul Indonesia Izinkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta-talenta Istimewa

Diketahui, INKA sebelumnya telah mengirimkan 130 unit pada Maret 2026 dan selanjutnya 90 unit terakhir, yang terdiri dari 40 Container Flat Top Wagon 40 foot dan 50 Container Flat Top Wagon 50 foot dijadwalkan dikirim pada November 2026.

"Bagi kami, setiap pengiriman selalu berpegang pada prinsip yang sama: memenuhi kualitas, dan spesifikasi yang telah disepakati bersama pelanggan. Kami menghargai kepercayaan UGL kepada tim kami, dan kami berkomitmen menjaga kepercayaan itu di setiap pengiriman,” kata Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA (Persero), Nanang Agung Rohmandiyas, dikutip Senin (24/8/2026).

Pesanan ini merupakan kontrak keempat Container Flat Top Wagons antara INKA dan UGL sejak dimulai pada tahun 2021. Secara keseluruhan, INKA telah mengirimkan 1.294 dari total 1.504 unit gerbong yang dipesan UGL.

Kolaborasi ini juga mencakup pesanan terpisah untuk 50 unit locomotive platform bagi pasar Australia, dengan pengiriman dijadwalkan berlangsung hingga 2027.

"Empat pesanan sejak 2021 menjadi tolok ukur yang jelas atas hubungan ini. UGL kembali memberikan kepercayaan melalui pekerjaan baru. Fokus utama kami saat ini adalah menyelesaikan pesanan yang berjalan pada November 2026 dan terus menjaga kemitraan ini ke depan,” ujar Nanang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.