PHE Produksi 935 Ribu BOEPD pada Semester I-2026, Pengeboran Capai 278 Sumur

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi migas perusahaan mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) sampai akhir semester I-2026.
Angka tersebut diketahui terdiri atas produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Tidak hanya itu, sepanjang Januari hingga Juni 2026, PHE telah menyelesaikan pengeboran 278 sumur eksploitasi, melaksanakan 601 kegiatan workover, serta 13.870 kegiatan well service sebagai upaya menjaga keandalan aset dan mempertahankan tingkat produksi.
Baca Juga: 19 Tahun PHE, Perkuat Ketahanan Energi Nasional Melalui Kinerja Hulu Migas yang Tangguh
Di sisi eksplorasi, PHE terus memperkuat upaya pencarian sumber daya migas baru. Hingga Juni 2026, perusahaan telah menyelesaikan pengeboran 9 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 189 kilometer, dan survei seismik 3D seluas 2.848 kilometer persegi.
Aktivitas tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 108 juta barel setara minyak (MMBOE) serta penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 24,9 MMBOE.
Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen mengatakan bahwa capaian ini menunjukkan konsistensi PHE dalam menjalankan strategi menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat ketahanan cadangan melalui kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan.
"Kami terus menjaga keseimbangan antara optimalisasi produksi dari aset eksisting dan pengembangan potensi sumber daya baru agar dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap ketahanan energi nasional," kata Hermansyah, Selasa (28/7/2026).
Hermansyah menambahkan, PHE akan terus mengoptimalkan pengelolaan aset hulu migas melalui percepatan eksekusi program pengeboran, penerapan teknologi, serta peningkatan efisiensi operasi agar dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan dan negara.
Dirinya pun menyebut, berbagai capaian yang diraih hingga pertengahan tahun ini menjadi fondasi yang baik untuk menyelesaikan program kerja tahun 2026.
“Kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif melalui eksekusi program yang disiplin, pengelolaan risiko yang baik, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 6Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 8Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar








