Ekonomi Gyeongnam Melambat, Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan Masih Tertahan

AKURAT.CO Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, mengungkapkan, perlambatan ekonomi di Provinsi Gyeongnam, Korea Selatan, masih berdampak pada kebutuhan tenaga kerja asing.
Akibatnya, peluang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke wilayah tersebut belum menunjukkan peningkatan.
Hal itu disampaikan Christina usai bertemu Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Gyeongnam, Hwang Geuk Jae, di Kantor Kementerian P2MI, Senin (20/7/2026).
"Berdasarkan informasi dari Perwakilan Provinsi Gyeongnam, perlambatan ekonomi masih terjadi. Aktivitas industri belum sepenuhnya pulih, ditambah adanya kenaikan tarif pajak, sehingga kebutuhan tenaga kerja migran juga belum meningkat," kata Christina.
Menurutnya, pemerintah ingin memperoleh informasi terbaru terkait rencana kerja sama dan peluang penempatan PMI ke Gyeongnam ke depan.
Selain dipengaruhi kondisi ekonomi, Christina menjelaskan skema Visa Metropolitan yang sebelumnya diproyeksikan menjadi jalur penempatan PMI di sektor perkapalan (shipbuilding) di Gyeongnam juga belum dapat dijalankan.
Saat ini, program tersebut masih dievaluasi oleh Kementerian Kehakiman (Ministry of Justice) Korea Selatan sebagai otoritas yang berwenang menerbitkan visa bagi pekerja asing.
"Selama proses evaluasi berlangsung, program untuk sementara ditangguhkan. Kami memahami kondisi ini dan akan terus mengikuti setiap perkembangannya," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Christina juga memperkenalkan Program SMK Go Global, salah satu program yang diinisiasi pemerintah untuk meningkatkan kompetensi calon pekerja migran melalui pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja di luar negeri, termasuk Korea Selatan.
Baca Juga: Hakim Tolak Eksepsi, Sidang Dugaan Penipuan Investasi Senilai Rp5 Miliar Masuk Tahap Pembuktian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia










