MDKA Tambah Sumber Daya Gua Macan 25 Persen, Kandungan Emas Capai 2 Juta Ons

AKURAT.CO PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengumumkan pembaruan Estimasi Sumber Daya Mineral (Mineral Resource Estimate/MRE) untuk Proyek Porfiri Tembaga-Emas Gua Macan.
Proyek tersebut merupakan suatu endapan yang ditemukan melalui kegiatan eksplorasi Perseroan di kawasan mineral Tujuh Bukit, Jawa Timur, Indonesia.
Pembaruan Estimasi Sumber Daya Mineral ini semakin memperkuat posisi Gua Macan sebagai bagian dari portofolio pertumbuhan jangka panjang tembaga dan emas Merdeka, sekaligus memberikan dukungan lebih lanjut terhadap evaluasi potensi pengembangan tambang terbuka (open pit).
Baca Juga: Kementerian ESDM Kaji Usulan Storage BBM di Selayar, Disiapkan Jadi Hub Energi Timur
"Berawal dari target eksplorasi yang dikembangkan secara internal pada 2023, Gua Macan kini telah berkembang pesat menjadi sumber daya porfiri tembaga-emas yang kaya emas dan signifikan, yang berlokasi di dekat Tambang Emas Tujuh Bukit yang saat ini telah beroperasi," kata Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk., Albert Saputro, Senin (13/7/2026).
Gua Macan berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bumi Suksesindo (BSI), yang merupakan salah satu aset pertambangan strategis Merdeka di Jawa Timur. Proyek ini dimiliki sepenuhnya oleh Grup Merdeka melalui entitas anak usahanya.
Estimasi Sumber Daya Mineral terbaru mencapai 276 juta ton (Mt) dengan kadar rata-rata 0,23 gram emas per ton (g/t Au) dan 0,16 persen tembaga (Cu), yang mengandung sekitar 2,0 juta ons emas (Moz Au) dan 430 ribu ton tembaga (kt Cu).
Angka tersebut meningkat sebesar 70 Mt (+25%), 0,40 Moz emas, dan 103 kt tembaga dibandingkan Estimasi Sumber Daya Mineral sebelumnya yang diumumkan pada Desember 2025.
Sumber Daya Mineral berkategori Indicated hampir dua kali lipat menjadi 217 juta ton dari sebelumnya 112 juta ton, mencerminkan keberhasilan konversi sumber daya melalui tambahan 26 lubang diamond drill, serta penyempurnaan model geologi.
Baca Juga: PLN Butuh 154 Juta Ton Batubara, Kementerian ESDM Genjot Percepatan Kontrak DMO
Zona Main Porphyry kini menjadi kontributor nilai utama dalam endapan Gua Macan. Zona tersebut memiliki sumber daya sekitar 110 juta ton dengan kadar 0,36 g/t Au dan 0,23 persen Cu, yang mengandung sekitar 1,3 juta ons emas dan 257 ribu ton tembaga.
Meskipun hanya mencakup sekitar 40 persen dari total tonase Sumber Daya Mineral, Main Porphyry menyumbang sekitar 65 persen kandungan emas dan 60 persen kandungan tembaga dalam endapan Gua Macan.
Mineralisasi di Gua Macan telah terdefinisi pada area sekitar 1 kilometer x 1 kilometer dan membentang dari permukaan hingga kedalaman pengeboran sekitar 600 meter.
Sistem mineralisasi tersebut masih terbuka ke arah kedalaman (open at depth), sehingga menunjukkan potensi penambahan sumber daya seiring berlanjutnya kegiatan eksplorasi dan studi teknis.
Pembaruan model Net Smelter Return (NSR) juga semakin memperkuat interpretasi geologi dengan menunjukkan bahwa material bernilai ekonomi tertinggi terkonsentrasi pada inti mineralisasi yang lebih dangkal dan berkesinambungan (coherent core) di dalam domain Main Porphyry.
Merdeka berencana melakukan pengujian variabilitas metalurgi secara terarah guna mengevaluasi apakah karakteristik tersebut dapat mendukung peningkatan asumsi perolehan logam (recovery) dalam studi rekayasa pada tahap selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








