Pertamina Drilling Perkuat Armada, 4 Rig Baru Siap Garap Sumur PHR

AKURAT.CO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menambah empat unit rig baru guna mendukung peningkatan kinerja pengeboran, khususnya untuk memenuhi target sumur milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengatakan bahwa keempat rig tersebut memiliki kapasitas 350 horsepower (HP) dengan tipe mobile rig, yang dirancang untuk meningkatkan fleksibilitas operasional di lapangan.
“Rig baru ini berkapasitas 350 HP dengan tipe mobile rig, merupakan Rig pertama yang Fully Electric, lebih ramah lingkungan, dengan menggunakan Joy Stick System sehingga lebih fleksibel dalam operasional. Mobilisasi rig menjadi lebih cepat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya,” ujar Avep, Jumat (3/7/2027).
Baca Juga: BPH Migas Pastikan Distribusi BBM di Surabaya-Gresik Kembali Lancar
Avep menjelaskan, penggunaan mobile rig memungkinkan proses perpindahan antar lokasi pengeboran dilakukan dengan lebih praktis dibandingkan rig konvensional, sehingga mampu mempercepat siklus kerja pengeboran.
Menurut Avep, penambahan empat rig ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian target pengeboran sumur yang dikelola oleh Pertamina Hulu Rokan.
“Keempat rig ini kami siapkan untuk mendukung pencapaian target pengeboran sumur milik Pertamina Hulu Rokan, sehingga produksi migas nasional dapat terus terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Avep menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kontribusi Pertamina Drilling dalam mendukung kemandirian energi nasional.
“Pertamina Drilling berkomitmen untuk terus mendukung kemandirian energi negeri melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas operasional,” ujar Avep.
Sekadar informasi, Pertamina Drilling menjadi salah satu perusahaan jasa pengeboran terbesar di Asia Tenggara, menunjukkan kemampuan industri nasional dalam mengelola operasi skala besar dengan standar internasional.
Selain layanan pengeboran konvensional, perusahaan ini juga menyediakan lebih dari 16 jenis jasa associated drilling melalui skema Integrated Project Management (IPM). Layanan ini mengintegrasikan berbagai teknologi dan keahlian untuk memastikan pengeboran berlangsung lebih cepat, efisien, dan aman.
Baca Juga: Mitigasi Risiko Diperketat, Qodari Beberkan Langkah Pemerintah Jaga Keandalan Listrik Jawa-Bali
Saat ini, Pertamina Drilling terlibat dalam berbagai proyek strategis Subholding Upstream Pertamina yang tersebar di Regional 1 hingga Regional 4, mencakup wilayah operasi dari Sumatra hingga Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






