Akurat

Pertamina EP Mulai Tajak Sumur SLW-E6X di Papua

Dedi Hidayat | 18 Januari 2026, 15:30 WIB
Pertamina EP Mulai Tajak Sumur SLW-E6X di Papua

AKURAT.CO Pertamina EP Papua Field, bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, resmi memulai tajak sumur pengembangan Salawati SLW-E6X.

Rangkaian ini juga menjadi simbol transisi atas keberhasilan pekerjaan di sumur pengembangan SLW-C4X yang membuahkan hasil yang baik.

General Manager Zona 14, Dadang Soewargono, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan dan Ia berharap pelaksanaan pengeboran sumur pengembangan Salawati SLW-E6X dapat berjalan dengan lancar, aman dan memberikan hasil optimal.

Baca Juga: Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru Berpotensi 3.442 BOPD

“Terima kasih atas dukungan dan do'a dari semua pihak sehingga Pertamina EP dapat melakukan tajak sumur pengebangan ini. Pertamina EP Papua Field akan terus menjalankan operasi migas yang selamat dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan dan berkelanjutan,’’ kata Dadang dikutip dari laman Pertamina, Minggu (18/1/2026).

Dadang menambahkan bahwa kegiatan pengeboran ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya membuka kesempatan kerja bagi pemuda dari kampung-kampung di sekitar wilayah operasi, sehingga turut mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Field Manager Papua Ardi, menjelaskan bahwa sumur SLW-E6X merupakan perjalanan kedua dalam rangkaian pengembangan lapangan Salawati.

“Alhamdulillah, pengeboran SLW-C4X sebelumnya membuahkan hasil yang baik dan mencatatkan capaian produksi awal sebesar 1.014 BOPD. Kami berharap keberhasilan tersebut terulang pada sumur SLW-E6X ini untuk mendukung terwujudkan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua & Maluku, yang diwakili oleh Koordinator Departemen Operasi Wienarto Nurrakhmadi menjelaskan bahwa SKK Migas menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan iklim investasi yang positif serta penerapan ketat aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3L).

Baca Juga: Pertamina EP Lakukan Pengeboran Onshore CwD Terdalam di Indonesia

“Kami mendorong Pertamina EP untuk terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga di wilayah Ring 1,” ucap Wienarto.

Di sisi lain, Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dan menyambut baik kegiatan tersebut, tetap dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat setempat, khususnya putra-putri asli Tanah Moi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.