PLN Kerahkan Helikopter Angkut 35 Ton Material untuk Perbaikan Tower Rusak di Aceh

AKURAT.CO PT PLN (Persero) mengungkapkan pihaknya mengerahkan helikopter untuk mengangkut material guna memperbaiki tower listrik yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan akibat adanya bencana banjir dan longsor di Aceh membuat enam tower milik PLN roboh dan terbawa banjir, serta hilangnya kabel. Sehingga membuat transmisi kelistrikan dari Arun menuju Bireun dan Banda Aceh terganggu.
"Dampak dari kerusakan ini, maka pembangkit kami di Arun tidak bisa mengaliri Banda Aceh. Maka Banda Aceh mengalami pemadaman bergilir. Masih ada pasokan ke Banda Aceh dari Nagan Raya, tetapi kapasitasnya terbatas. Maka Banda Aceh mengalami pemadaman bergilir," kata Darmawan rapat daring bersama Menteri ESDM, Selasa (9/12/2025).
Darmawan juga menjelaskan adanya kerusakan di jaringan transmisi Bireun yang membuat kelistrikan menuju Aceh Tengah seperti ke Takengon dan Bener Meriah juga terganggu.
"Ada tower-tower kami yang juga ambruk. Dan kami juga mendapatkan arahan dalam kunjungan Pak Menteri untuk segera memperbaiki tower-tower dan juga kabel-kabel transmisi tersebut," tambah Darmawan.
Baca Juga: Akses Darat Masih Terputus, Pertamina Kirim LPG Aceh Lewat Kapal Laut
Lebih lanjut, Darmawan mengatakan setelah mendapat arahan tersebut, pihaknya terus bergerak cepat untuk memperbaiki tower kelistrikan di Aceh.
Akan tetapi, Darmawan menuturkan terdapat kendala dalam proses perbaikan tower tersebut salah satunya karena akses jalan yang tidak bisa ditembus oleh pihak PLN. Hal ini membuat PLN mengerahkan helikopter untuk mengangkut material tower.
"Jarak antara pool logistik kami dengan tower hanya sekitar 2 kilometer, tetapi kami tidak bisa menembus, terpaksa menggunakan helikopter. Maka material untuk perbaikan tower seberat 35 ton terpaksa diangkut menggunakan heli satu per satu, satu per satu. Dan kami akhirnya berhasil mengangkut material," ucapnya.
Selain itu, Darmawan menyebut ada tambahan 16 ton kabel dan peralatan lainnya yang dikirimkan dari Jakarta melalui bantuan pesawat Hercules milik TNI.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyatakan telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memperbaiki jaringan listrik di Sumatera imbas bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pasca bencana banjir bandang yang menerjang di Sumut dan Sumbar membuat akses listrik terputus akibat robohnya tower listrik.
Namun, Bahlil menuturkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan PLN untuk mengatasi jaringan listrik di Sumut dan Sumbar. Salah satu langkah, kata Bahlil dengan mengirimkan material tiang listrik dengan menggunakan pesawat hercules.
"Subuh tadi sebagian sudah masuk, dan sekarang kita mulai pemasangan. Dan jalan di sana kan putus, jadi langkah pertama yang kita lakukan adalah bagaimana percepatan untuk aliran listrik bisa nyala," kata Bahlil usai talkshow Aksi Nyata Untuk Bumi Lestari di DPP Partai Golkar, Jumat (28/11/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









