Cadangan Tembus 228 Juta Barel, TIS Petroleum dan SKK Migas Teken Kontrak Bagi Hasil WK Perkasa

AKURAT.CO TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd menekan kontrak bagi hasil (PSC) di Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi Perkasa, Jawa Timur. Hal ini membuat perusahaan asal Singapura ini resmi mengelola WK Perkasa.
Adapun penandatangan kontrak ini dilakukan pada agenda Grand Launching Oil and Gas Exploration yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung.
Yuliot mengatakan bahwa WK Perkasa yang berada di wilayah Jawa Tmur ini diperkirakan memiliki sumber daya sebesar 228 juta barel minyak (millions barrel oil/MMBO) atau 1,3 triliun kaki kubik gas (trillion cubic feet/TCF).
"Perjanjian ini mencakup bonus tanda tangan sebesar USD300.000 dan total komitmen pasti sebesar USD2,25 juta, yang mencerminkan komitmen kuat investor untuk mendukung pengembangan dan peningkatan produksi minyak dan gas di wilayah kerja tersebut," kata Yuliot dikutip, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: Medco E&P dan SKK Migas Berhasil Tingkatkan Produksi Gas dari Sumur Suban
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi Perkasa.
Penetapan ini berdasarkan hasil Lelang Penawaran Langsung WK Migas Tahap I Tahun 2025 dengan komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar USD2,25 juta dan bonus tanda tangan USD300.000.
Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menjelaskan, komitmen pasti itu mencakup dua studi Geologi dan Geofisika (G&G) serta akuisisi dan pengolahan data seismik 3D seluas 200 km².
WK Perkasa berada di lepas pantai Jawa Timur dengan perkiraan cadangan sekitar 228 juta barel minyak (Millions Barrel Oil/MMBO) atau 1,3 triliun kaki kubik gas (Trillion Cubic Feet/TCF). Penetapan resmi tertuang dalam SK Menteri ESDM Nomor 87.K/MG.04/DJM/2025 tanggal 3 September 2025.
“SK ini juga memuat hasil lelang reguler WK Migas Tahap II 2024 untuk WK Perkasa, sekaligus menjadi dasar proses kontrak selanjutnya," kata Laode melansir dari laman ESDM, Jumat (12/9/2025).
Selain menetapkan pemenang WK Perkasa, pemerintah juga mengumumkan WK baru yang siap dilelang yaitu WK Gagah di Sumatera Selatan.
Wilayah seluas 1.595,48 km² ini memiliki perkiraan cadangan 173 MMBO atau 1,1 TCF, dengan skema kontrak bagi hasil Cost Recovery. Komitmen pasti tiga tahun pertama berupa studi G&G dan akuisisi seismik 3D seluas 100 km², dengan minimum bonus tanda tangan USD300.000.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









