AKURAT.CO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), perusahaan real estate dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia, menegaskan bahwa keberlanjutan kini bukan lagi sekadar tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan sebuah kebutuhan ekonomi yang krusial.
Di tengah meningkatnya regulasi, dinamika geopolitik, hingga ekspektasi konsumen yang makin tinggi, praktik keberlanjutan menjadi kunci menjaga ketahanan bisnis. Tak hanya itu, keberlanjutan juga dipandang sebagai elemen utama dalam mempertahankan keunggulan kompetitif di era penuh ketidakpastian.
CEO Grup Lippo Indonesia, John Riady, menegaskan komitmen tersebut sejalan dengan visi besar Lippo Group, “Growing in Stewardship, Transforming Lives”, dimana keberlanjutan ditempatkan sebagai inti dari seluruh aktivitas perusahaan.
"LPKR berkomitmen menjadi pengelola yang bertanggung jawab atas sumber daya, lingkungan, dan komunitas yang dipercayakan kepada perseroan," ujar John.
Baca Juga: LPKR Dorong Tren Peningkatan Properti di Tangerang
Untuk mewujudkan komitmen ini, LPKR membangun Kerangka Kerja Keberlanjutan yang berfokus pada empat pilar utama, yaitu meningkatkan kualitas hidup, peduli terhadap lingkungan, berinvestasi pada sumber daya manusia, dan mengutamakan praktik terbaik.
Dalam hal meningkatkan kualitas hidup bermakna menghadirkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, peluang sosial-ekonomi, dan inovasi layanan bagi masyarakat.
Peduli terhadap Lingkungan tercermin pada upaya meningkatkan efisiensi sumber daya, mengurangi dampak lingkungan, serta memitigasi risiko iklim melalui produk dan proses hijau.
Adapun berinvestasi pada sumber daya manusia mengarah kepada penciptaan lingkungan kerja inklusif, aman, serta memberdayakan karyawan agar dapat berkembang maksimal.
Untuk praktik terbaik, perusahaan menjunjung standar tata kelola tertinggi, mendorong transparansi, dan memastikan akuntabilitas di seluruh rantai nilai perusahaan.
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan, LPKR berharap dapat memperkuat praktik ESG dan memberikan dampak transformatif, tidak hanya bagi jutaan masyarakat yang dilayani saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November










