Akurat Logo

PTBA Raup Laba Bersih Rp391,48 Miliar di Kuartal I-2025

Camelia Rosa | 1 Mei 2025, 21:12 WIB
PTBA Raup Laba Bersih Rp391,48 Miliar di Kuartal I-2025

AKURAT.CO PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan pendapatan sebesar Rp9,96 triliun, laba bersih Rp391,48 miliar dan EBITDA Rp1,05 triliun pada kuartal I-2025.

Sementara total aset perusahaan per 31 Maret 2025 sebesar Rp42,26 triliun, tumbuh 10% secara tahunan.

Corporate Secretary PTBA, Nico Chandra mengungkapkan, pencapaian laba bersih didukung oleh kinerja operasional perseroan sepanjang kuartal I-2025. 
 
Penjualan ekspor mencapai 5,09 juta ton atau naik 34% secara tahunan. Sedangkan penjualan domestik sebesar 5,19 juta ton. Total penjualan pada kuartal I 2025 mencapai 10,28 juta ton atau tumbuh 7% secara tahunan. 
 
Adapun realisasi angkutan batu bara pada Januari-Maret 2025 mencapai 9,41 juta ton atau meningkat 12% dibanding periode yang sama tahun lalu.
 
 
"Kinerja positif ini dapat dicapai meski terdapat berbagai tantangan, di antaranya koreksi harga batu bara akibat fluktuasi pasar global," jelas Nico dalam keterangannya, Kamis (1/5/2025).
 
Niko menuturkan, rata-rata indeks harga batu bara ICI-3 terkoreksi 12% secara tahunan dari USD78,86 per ton pada kuartal I-2024 menjadi USD69,37 per ton di kuartal I-2025.
 
Sedangkan rata-rata indeks harga batu bara Newcastle terkoreksi 17% secara tahunan menjadi USD104,56 per ton pada kuartal I-2025, dari USD125,76 per ton pada kuartal I-2024. 
 
Sementara, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) pada kuartal I-2025 mencapai Rp15.127 per liter, naik 10% secara tahunan dari Rp13.718 per liter pada kuartal I-2024.
 
Konsumsi BBM pada kuartal I-2025 juga meningkat seiring dengan bertambahnya volume produksi dan jarak angkut.
 
"Oleh karena itu, PTBA terus berupaya memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta peluang ekspor untuk mempertahankan kinerja baik. Perseroan juga berupaya menerapkan efisiensi berkelanjutan secara optimal," tukasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.