Peringati Hari Kartini, PLN NP Berdayakan Perempuan Lewat Program Rumah Jahit
Camelia Rosa | 22 April 2025, 11:13 WIB

AKURAT.CO Dalam semangat memperingati Hari Kartini, PLN Nusantara Power (PLN NP) menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk DAYATARA (Perempuan Berdaya dan Setara) yang dijalankan oleh Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang.
Salah satu inisiatif unggulan dari program ini adalah Rumah Jahit, sebuah pelatihan keterampilan menjahit gratis yang telah memberdayakan puluhan ibu rumah tangga di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara.
Program ini lahir dari hasil pemetaan sosial dan keterlibatan pemangku kepentingan yang menunjukkan tingginya potensi ibu rumah tangga usia produktif yang belum memiliki keterampilan untuk menunjang perekonomian keluarga.
PLN NP kemudian menggulirkan Rumah Jahit sebagai ruang tumbuh bagi perempuan agar dapat lebih mandiri secara ekonomi. Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan.
"Melalui program Rumah Jahit, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi perempuan untuk tumbuh dan mandiri. Ini bukan sekadar pelatihan menjahit, tetapi bentuk nyata kontribusi PLN NP dalam mendorong kesetaraan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Ruly dalam keterangannya, Selasa (22/4/2025).
Sejak digulirkan pada tahun 2021, program Rumah Jahit telah melatih 45 peserta dari tiga angkatan. Sebanyak 25 alumni kini telah membuka usaha jahit sendiri dan mampu menerima pesanan dalam skala kecil hingga besar, bahkan menghasilkan omzet hingga Rp5 juta per order.
Produk-produk kreatif yang dihasilkan termasuk masker kain, ecobag dari kain perca, hingga popok kain pakai ulang. Bahkan, beberapa alumni kini menjadi pelatih bagi peserta baru, sebuah bentuk transfer pengetahuan yang mengakar kuat di tengah komunitas.
Ketua Srikandi PLN Nusantara Power, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat memperingati Hari Kartini, di mana pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama.
"Lebih dari 64 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Artinya, perempuan yang berdaya akan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa. Srikandi PLN NP akan terus hadir dan terlibat aktif dalam mendukung program-program CSR yang mendorong pemberdayaan perempuan dan kaum rentan, demi terciptanya masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan," terang Heny.
Entin, salah satu alumni angkatan pertama, menuturkan betapa besar dampak program ini dalam kehidupannya. "Bagi saya sebagai pemula dalam dunia menjahit, pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain mendapatkan ilmu dan keterampilan, saya juga bisa mendapatkan penghasilan sendiri dari usaha jahit. Secara ekonomi, saya terbantu dan lebih percaya diri," ungkapnya.
Selain pelatihan, PLN NP juga menggandeng Yayasan Pewaris Negeri sebagai mitra pelaksana program serta bermitra dengan koperasi Rumah Jahit yang juga terbentuk dari alumni angkatan jahit sebelumnya untuk pengadaan peralatan dan bahan jahit.
Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 5,5 yang mendorong partisipasi penuh dan setara perempuan dalam pembangunan ekonomi.
Atas konsistensinya, program Rumah Jahit berhasil meraih penghargaan Silver Medal dalam Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2023 serta mencatat tingkat kepuasan masyarakat sebesar 93,70% berdasarkan studi dari Institut Pertanian Bogor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









