AKURAT.CO Menjelang Lebaran 2025, masyarakat tak perlu khawatir soal harga dan ketersediaan bahan pangan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman, termasuk cadangan beras yang mencapai 2,2 juta ton jumlah tertinggi dalam tujuh hingga delapan tahun terakhir.
"Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaannya tetap aman hingga Lebaran," ujar Mentan saat menghadiri Bazar Pangan Murah di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Minggu (23/3/2025).
Selain beras, harga bahan pangan lain yang sempat mengalami kenaikan, seperti cabai, kini sudah kembali stabil. Mentan menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengontrol harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kestabilan harga pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) dalam menyelenggarakan Bazar Pangan Murah.
Acara ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya di sekitar kampus UI, mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Ini merupakan kolaborasi luar biasa yang membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Dengan adanya kerja sama seperti ini, kita dapat memastikan harga pangan tetap stabil hingga Lebaran," tambah Mentan.
Bazar yang diadakan Iluni UI menghadirkan dua program utama. Pertama, pembagian 3.000 paket sembako gratis bagi karyawan UI golongan 1-2, pekerja outsourcing, dan masyarakat sekitar.
Kedua, penyediaan 1.000 paket sembako murah yang berisi daging sapi 1 kg, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kg, dan beras 2 kg. Paket ini bisa ditebus dengan harga Rp100.000, jauh lebih murah dari nilai pasar yang mencapai Rp180.000.
Ketua Umum Iluni UI, Didit Ratam, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian alumni UI terhadap masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin membantu meringankan beban masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, apalagi menjelang Lebaran," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan juga memberikan bantuan sebesar Rp100 juta kepada seluruh pekerja outsourcing UI. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di perguruan tinggi lain agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.
Tak hanya itu, Kementan juga terus menginisiasi operasi pasar murah untuk lima bahan pokok utama, termasuk beras dan bawang putih. Program ini bekerja sama dengan Pos Indonesia agar distribusi lebih luas dan harga pangan tetap terjaga di pasaran.
Kerja sama antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta ini menjadi bukti bahwa menjaga ketahanan pangan tidak hanya tugas satu pihak saja.
Dengan sinergi yang kuat, Mentan optimistis harga pangan tetap stabil hingga Lebaran dan masyarakat bisa merayakan dengan tenang tanpa harus khawatir akan lonjakan harga bahan pokok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









